SuaraTani.com - Nakhon Ratchasima| Penyelenggaraan pesta olahraga penyandang disabilitas se-Asia Tenggara atau ASEAN Para Games (APG) ke-13 Tahun 2025 Thailand berakhir sudah dan resmi ditutup.
Para atlet Indonesia merasa bangga mampu membawa Merah Putih di posisi kedua. Dan, tuan rumah Thailand keluar sebagai juara umum dengan koleksi 175 emas, 155 perak dan 157 perunggu. Kontingen Indonesia menyusul sebagai runner up dengan 135 emas,143 perak dan 114 perunggu.
"Kami bangga dan bersyukur bisa berkontribusi untuk membawa Kontingen Indonesia berada diposisi kedua di APG Thailand ini," ujar Leani Ratri Oktila, atlet para bulutangkis putri.
"Iya senang dan bangga, Indonesia bisa runner up. Terima kasih kepada Presiden Prabowo, Menpora Erick, Wamenpora Taufik, Ketua NPC Indonesia serta CdM Indonesia Pak Reda atas motovasi dan dukungannya selama ini. Semoga kedepan kita mampu lebih berjaya lagi," sambung Ken Swagumilang atlet para panahan putra.
Closing ceremony pelaksanaan ASEAN Para Games 2025 Thailand yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 26 Januari 2026 ini digelar di Main Stadium, His Majesty the King's 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, Senin (26/1/2026) malam.
Pada awal upacara penutupan ini, penonton disuguhi beberapa musik dan nyanyian lokal, dilanjutkan tarian massal. Kemudian parade defile kontingen yang dimulai dari kontingen Brunei Darussalam, dilanjutkan kontingen Indonesia kemudian Laos.
Disusul kemudian kontingen Malaysia, kontingen Myanmar, kontingen Filipina, dilanjutkan kontingen dari Singapura, kontingen Timor Leste, kontingen Vietnam, ditutup parade defile dari tuan rumah Thailand.
Ribuan pengunjung nampak memadati kursi dari stadiun sepak bola yang berkapasitas 24 ribu kursi penonton ini. Permainan lampu LED dan lampu laser serta pertunjukkan kembang api menjadi menu utama pesta penutupan.
Di tengah lapangan hijau nampak tiga maskot ASEAN Para Games 2025 Thailand bersanding dengan seluruh kontingen dari 10 negara ASEAN peserta APG 2025 Thailand.
Di akhir penutupan, sebagai simbolis diserahkan bendera Asean Para Sport Federation (APSF) dari Thailand ke Malaysia sebagai estafet pelaksanaan APG ke-14 selanjutnya selaku tuan rumah pada tahun 2027 mendatang. * (wulandari)


