SuaraTani.com - Jakarta| Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan lebih dari 6.800 masjid pada momen mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H.
“Seperti tahun lalu, tahun ini Kemenag akan maksimalkan untuk menggunakan masjid sebagai tempat beristrahat para pemudik. Selain tempat beristrahat, sekaligus memberikan makanan kepada para musyafir,” kata Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melalui zoom meeting pada Rapat koordinasi Masjid Ramah Pemudik, di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Menag menyampaikan bahwa tradisi mudik lebaran setiap tahunnya harus berjalan aman, menyenangkan dan lancar.
"Tentu ini menjadi tugas pemerintah salah satunya Kemenag. Kemenag harus ambil bagian, selain sebagai pengabdian masyarakat juga menjadi ladang amal saleh," jelasnya.
Dari data saat ini, sudah ada 6.859 masjid dari ujung Aceh sampai Papua, bisa digunakan sebagai tempat beristrahat para pemudik. Diharapkan setiap masjid membuat spanduk atau plakat/petunjuk adanya Masjid ramah pemudik.
"Ini menjadi lahan amal yang sangat bagus. Ini juga berlaku tidak hanya saat mudik, tapi juga pada arus balik,” kata Menag Nasaruddin.
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad menyampaikan bahwa dari data Kemenhub, tahun ini lebih dari 150 juta pemudik. Kemenag diharapkan dapat mengambil bagian dengan manjadikan masjid sebagai tempat beristrahat para pemudik.
“Semoga program ini dapat memberikan manfaat bagi pemudik, dalam beribadah dan beristrahat sejenak dalam perjalanan mudik, hingga selamat sampai tujuan,” kata Abu Rokhmad.
Ia juga berharap, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang dekat dengan jalan raya, bisa digunakan dan berkontribusi bagi para pemudik.
Utamanya, bagi UIN yang ada fakultas kedokteran, dengan memberikan arahan bagi mahasiswa kedokteran untuk dapat menempatkan diri pada masjid ramah pemudik.
“Kami berharap, kepada masjid seluruh Indonesia untuk membuatkan Spanduk masjid ramah pemudik. Semoga mudik dan lebaran tahun ini berjalan aman dan lancar,” tandas Abu Rokhmad.
Rapat koordinasi Masjid Ramah Pemudik ini diikuti oleh 1000 Peserta zoom. Turut hadir para Rektor, dan jajaran pejabat Eselon I, II, III dan IV Ditjen Bimas Islam. * (wulandari)


