Benih bandeng. Dalam dua tahun terakhur penjualan benih kerapu dan bandeng asal Bali mengalami peningkatan di dalam maupun luar negeri. foto: istSuaraTani.com - Jakarta| Dalam dua tahun terakhir, penjualan benih kerapu dan bandeng asal Bali mengalami peningkatan baik di dalam maupun luar negeri.
Peningkatan tersebut sejak terbitnya sertifikat mutu benih berstandar internasional oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang ditujukan untuk mendukung produktivitas perikanan budidaya nasional serta meningkatkan daya saing benih ikan asal Indonesia di luar negeri.
Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, mengatakan tahun 2025 ekspor benih kedua komoditas tersebut dari Bali mencapai 3.520.610 ekor dengan nilai Rp4,43 miliar.
Sementara sampai Agustus 2026, ekspornya telah mencapai 3.298.427 ekor atau senilai Rp 6,41 miliar dengan tujuan utama Thailand, Taiwan, Singapura dan Malaysia.
"Badan Mutu KKP telah melaksanakan sertifikasi mutu di hulu, salah satunya adalah Sertifikasi Cara Perbenihan Ikan Yang Baik atau CPIB Benih, diantaranya untuk ikan bandeng dan kerapu yang dihasilkan oleh farm di Bali,” ujar Ishartini, dalam keterangan resminya yang dikutip, Senin (31/8/2026). di Jakarta.
Dikatakannya, sertifikasi CPIB Benih menjadi jaminan hasil budi daya perikanan pasca panen berkualitas baik (bermutu dan bergizi), serta aman dikonsumsi.
Karena di dalam skema sertifikasi ini terdapat parameter yang dicek, diantaranya manajemen kondisi lingkungan/air serta limbah, bebas pemakaian antibiotika untuk cegah kasus AMR (Anti Microbial Resistance), logam berat, kimia, biologi, sanitasi dan higiene, serta aspek kesehatan/penyakit ikan.
Parameter yang dicek pada sertifikasi CPIB Benih ikan, sambung Ishartini, mengacu kepada SNI, serta standar konsensus internasional yaitu Codex Alimentarius, WOAH dan standar yang dipersyaratkan negara tujuan ekspor.
“Hal tersebut supaya bahan pakan asal ikan Indonesia berkualitas dan berdaya saing,” tambahnya.
Kepala Balai Mutu KKP Denpasar, Dedy Arief Hendriyanto, mengatakan, benih bandeng dan kerapu asal Bali makin diminati oleh pembudidaya baik di dalam maupun luar negeri.
"Ekspor terbaru benih ikan bandeng dan kerapu asal Bali pada dalam 2 bulan terakhir (Agustus - September), Badan Mutu KKP telah berhasil mengawal lebih dari 600 ribu ekor kerapu hidup ke Thailand,” ungkap Dedy. * (erna)

