Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kendalikan Inflasi, Pemprov Sumut Inisiasi Gerakan Pangan Murah Serentak

Pemprov Sumut menginisiasi GPM serentak di seluruh Sumut sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dan mengendalikan inflasi daerah. foto: ist

SuaraTani.com - Medan| Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menginisiasi Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di seluruh Sumatera Utara (Sumut). Aksi ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dan mengendalikan inflasi daerah. 

Program ini sekaligus menjadi langkah strategis Pemprov Sumut untuk memastikan ketersediaan pangan serta meningkatkan keterjangkauan daya beli masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan yang merata, mengendalikan inflasi daerah, sekaligus meningkatkan keterjangkauan daya beli masyarakat, khususnya di daerah dengan tingkat inflasi dan Indeks Perubahan Harga (IPH) yang tinggi,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut, Fariz Haholongan Hutagalung, di Medan, Kamis (27/8/2026).

Dikatakannya, program berskala provinsi ini dilaksanakan melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.

Fariz menjelaskan, melalui Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.1.2.1/7083 Tahun 2026, seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama untuk menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat Sumut.

Sebagai persiapan pelaksanaan di lapangan, Pemprov Sumut telah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang melibatkan seluruh Dinas Pertanian kabupaten/kota se-Sumut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bank Indonesia, Perum Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), serta perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.

“Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah penting dalam menyatukan data pasokan, memetakan wilayah rentan, memperkuat koordinasi jalur distribusi pangan, serta bersama-sama menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan pasokan di daerah,” kata Fariz.

Pelaksanaan GPM tahap awal dijadwalkan pada 27, 28, dan 31 Agustus 2026. Selanjutnya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara rutin pada September hingga Desember 2026 sebanyak empat kali dalam sebulan.

Berbagai komoditas pangan pokok akan dihadirkan dengan harga terjangkau, mulai dari beras SPHP, beras medium dan premium, Minyak Kita, cabai merah, cabai rawit, tomat, bawang merah, daging ayam ras, daging sapi, telur ayam ras, jagung, hingga ikan dencis.

Pelaksanaan GPM juga melibatkan perangkat daerah terkait, Perum Bulog, distributor, pelaku usaha pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta dukungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Sumatera Utara, Pematangsiantar, dan Sibolga.

Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemprov Sumut terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pangan tersedia, harga tetap terkendali, serta masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga yang terjangkau.

“Pemprov Sumut optimis dapat menjaga ketahanan pangan daerah, memastikan harga pangan pokok tetap ramah di kantong masyarakat, serta menciptakan iklim perekonomian Sumatera Utara yang stabil dan kondusif hingga akhir tahun,” ujar Fariz. * (junita sianturi)