Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Ketua Komisi VII: Banyak Perbankan Masih Enggan Salurkan Pinjaman ke UMKM

Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay. foto: ist 

SuaraTani.com - Jakarta| Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengatakan, UMKM memiliki kekuatan ekonomi yang turut berkontribusi dalam perekonomian Indonesia. Namun, hingga saat ini UMKM masih menghadapi tantangan klasik yakni akses permodalan.

“Akses permodalan menjadi tantangan utama dalam industri UMKM baik kecil maupun menengah, sebab permodalan merupakan hal utama yang menentukan berkembang atau tidaknya suatu UMKM. Saat ini banyak perbankan atau bank-bank yang enggan melirik UMKM untuk dipinjamkan maupun disalurkan,” kata Saleh saat RDP Panja Permodalan dan Pembiayaan UMKM di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Fenomena ini juga menjadi perhatian Badan Pusat Statistik (BPS). Sejak 2016 hingga-2020, UMKM mengaku masalah permodalan masih menjadi faktor yang paling tinggi dan berpengaruh pada industri.

Salah satu yang membuat permodalan jadi masalah UMKM adalah karena persyaratan yang sulit. Selain itu, UMKM juga umumnya tidak memiliki agunan dalam mengajukan pinjaman perbankan. 

Sebagian UMKM juga mengaku tidak mengerti cara mengajukan pinjaman perbankan hingga faktor usulan yang ditolak. 

“Kesannya karena UMKM itu jangkauannya luas ada dimana-mana sehingga pihak bank tidak mendapatkan keuntungan, sebaliknya perusahaan besar dengan mudah mendapatkan pinjaman. Regulasi juga akan kita perbaiki sehingga para bank-bank penyalur ini tidak bisa lari dari kewajibannya,” ujar Saleh.

Ia mengatakan, UMKM yang mendapatkan pendampingan secara konsisten, akses ke teknologi, dan didukung ekosistem dapat memberikan dukungan ekonomi nasional untuk tumbuh. * (erna)