Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pupuk Indonesia Dorong Inovasi dan Regenerasi Pertanian Lewat Svarna Bhumi Award

Direktur Utama Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi pada acara Svarna Bhumi Award 2026. foto: ist

SuaraTani.com - Jakarta| Direktur Utama Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi mengatakan, Pupuk Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan tidak hanya berfokus pada memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pupuk, tetapi juga pada keberlanjutan sektor pertanian. 

Hal tersebut membutuhkan ekosistem yang kuat, inovatif, serta didukung oleh generasi penerus yang mampu menjawab perkembangan sektor pangan ke depan.

“Pupuk Indonesia percaya masa depan pangan Indonesia membutuhkan generasi penerus yang terus berinovasi dan memberikan dampak. Melalui Svarna Bhumi Award 2026, kami ingin mengangkat kontribusi para pahlawan pangan sekaligus menunjukkan kepada publik bahwa pertanian memiliki peluang dan masa depan yang besar. Semakin kuat ekosistem dan regenerasinya, semakin kuat pula fondasi ketahanan pangan Indonesia,” ujar Rahmad dalam siaran pers, Sabtu (22/8/2026) di Jakarta.

Svarna Bhumi Award 2026 menurut Rahmad, menjadi wadah apresiasi bagi para penggerak pangan yang menghadirkan inovasi dan dampak nyata, sekaligus menginspirasi semakin banyak pihak untuk ikut berkontribusi.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya sejak pertama kali digelar pada 2023, Svarna Bhumi Award 2026 dihadirkan Pupuk Indonesia bersama BenihBaik.com dan Kick Andy Metro TV dengan mengusung tema “Pengabdian untuk Ketahanan Pangan Negeri,”.

Tema ini menegaskan pentingnya kolaborasi petani, wirausaha, akademisi, inovator, hingga komunitas dalam memperkuat ketahanan pangan.

Keragaman kontribusi tersebut turut tercermin dalam penghargaan tahun ini. Andy F. Noya, salah satu juri Svarna Bhumi Award 2026, mengapresiasi konsistensi Pupuk Indonesia dalam memberikan penghargaan kepada para pahlawan pangan.

Tahun ini, penghargaan diberikan kepada lima Pahlawan Pangan, satu penerima Special Achievement, dan satu penerima Satya Pangan Loka sebagai pahlawan pangan pilihan masyarakat. 

Selain itu, semakin banyak pula finalis dari generasi muda serta akademisi yang berkontribusi pada inovasi pertanian negeri.

“Yang menarik tahun ini adalah semakin banyak anak muda yang berani memilih pertanian sebagai ruang berkarya. Mereka datang dengan pendidikan yang kuat, memanfaatkan teknologi, bahkan mulai menembus pasar ekspor. Ini memberikan harapan besar bagi regenerasi pertanian Indonesia,” ujar Andy.

Sejalan dengan semangat para finalis, Pupuk Indonesia terus memperkuat ekosistem pertanian melalui berbagai program keberlanjutan, mulai dari edukasi pertanian, pemberdayaan kelompok tani, dukungan akses irigasi, hingga layanan mobil uji tanah untuk mendorong pemupukan tepat sasaran.

Ke depan, Pupuk Indonesia akan terus memperluas kolaborasi lintas sektor untuk mendorong lebih banyak inovasi sekaligus memperkuat peran generasi penerus di sektor pertanian. 

Dengan ekosistem yang semakin kuat dan partisipasi yang semakin luas, perusahaan optimistis ketahanan pangan nasional dapat terus diperkuat secara berkelanjutan. * (junta sianturi)