Seorang ODGJ yang dirawat di RSJ Prof M Ildrem tampak tenang saat menerima suntikan vaksin Covid-19,Selasa (29/6/2021). Di tahap pertama, sebanyak 50 ODGJ mendapat suntikan vaksin setelah disetujui pihak keluarga.suaratani.com-istSuaraTani.com – Medan| Program vaksinasi Covid-19 yang digalakkan pemerintah mulai menyasar pasien di Rumah Sakit Jiwa Prof Dr M Ildrem yang dikelola Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Sebanyak 50 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dirawat mendapat suntikan vaksin, Selasa (29/6/2021) di Ruang Pertemuan Erikson.
Direktur Utama (Dirut) ODGJ RSJ ProfDR M Ildrem, Ria Novida Telaumbanua M.Kes menyatakan bahwa pelaksanaan vaksin ODGJ ini merupakan tahap pertama karena disesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang ada.
"Kita tidak bisa melakukan serentak karena sesuai ketersediaan vaksin, dan sebelum mereka kita vaksin Kita lakukan pemeriksan terlebih dahulu (screening). Bagi kesehatannya layak maka kita akan lakukan vaksin," ujar Ria didampingi Wakil Direktur dr. Lisni Elysah SpKK Finsdv.
Ria Novida Telaumbanua mengatakan, sebelum melakukan vaksin, pihak rumah sakit menyampaikan pemberitahuan kepada keluarga pasien ODGJ ini untuk mengantisipasi agar keluarga pasien mengetahui dan memberikan izin.
"Kita juga harus mendapatkan izin dari keluarganya karena kita tau efek dari vaksin ini sehingga kita antisipasi sembari kita berdoa agar tidak terjadi sesuatu," katanya.
Tambahnya lagi, saat ini pasien RSJ yang terletak di Jalan Tali air Kecamatan Medan Tuntungan ini berjumlah 300 pasien. Sehingga vaksinasi dilakukan bisa beberapa tahap dan sesuai ketersediaan vaksin.
Proses vaksinasi berjalan lancer dan tidak ada kendala. Hal ini terlihat pada proses pelaksanaan para ODGJ tampak tenang saat mendapatkan suntikan.
Tidak ada yang menolak bahkan mereka tampak seperti sudah tau pentingnya suntikan vaksin yang diberikan kepada mereka.
"Kewajiban kita juga untuk menolong mereka mendapatkan vaksin. Sampai pagi hingga saat ini tidak ada yang menolak, karena sebelumnya sudah disosialisasikan apalagi para ODGJ yang dirawat ini sudah pada tahap masa kesembuhan," pungkasnya. *(ika)

