Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Gubernur Tak Mau Gegabah Putuskan Belajar Tatap Muka

Gubernur Edy Rahmayadi saat diwawancarai beberapa waktu lalu.suaratani.com-ist



SuaraTani.com – Medan| Pemerintah Sumatera Utara masih belum memutuskan apakah akan menggelar belajar tatap muka di tahun ajaran baru mendatang, meski 4 menteri  sudah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang periode hybrid learning atau blended learning akan segera diaplikasikan. 

Gubernur Edy Rahmayadi mengatakan, sebelum ia mengambil kebijakan membuka kembali sekolah, maka ia akan melakukan pertemuan terlebih dahulu dengan pemangku kebijakan, seperti tokoh pendidikan, dokter anak, psikologi anak mau pun tokoh masyarakat.

“Kita bicara lagi nanti dengan kondisi Covid-19 yang saat ini. Jangan seperti negara tetangga kita Malaysia, yang ada anak umur 6 bulan kena dia,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi di Medan, Selasa (1/6/2021). 

Untuk mencegah itu, maka ia akan terlebih dahulu  mempertanyakan dan membahas peluang dimulainya belajar tatap muka dengan yang berkompeten.

“Segera akan saya undang mereka untuk bertemu. Kita kan masih punya waktu sampai bulan Juli, tetapi kepastian buka (tatap muka) dari awal saya katakan, kita liat situasi dan kondisi,” tegasnya. 

Seperti diketahui, 4 kementerian yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri sudah mengeluarkan SKB tentang periode hybrid learning atau blended learning yang akan segera diaplikasikan dan direncanakan dimulai pada tahun ajaran baru di bulan Juli mendatang. *(ika)