Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Provinsi Sumut Dinar Butar-butar saat memaparkan kondisi inflasi Sumut di bulan Juni melalui kanal YouTube BPS Provinsi Sumut, Kamis (1/7/2021). suaratani.com-istKoordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Provinsi Sumut Dinar Butar-butar mengatakan, tiga kota yang mengalami inflasi yakni Sibolga sebesar 0,31%; Pematangsiantar sebesar 0,23%; dan Kota Medan sebesar 0,03%.
Sementara dua kota lainnya deflasi, yaitu Padangsidimpuan sebesar 0,26% dan Gunung Sitoli sebesar 0,28%.
“Dengan demikian, gabungan lima kota IHK di Sumut pada Juni 2021 mengalami inflasi 0,03%,” ujar Dinar dalam press release bulanan yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi BPS Provinsi Sumut, Kamis (1/7/2021).
Dinar menyebutkan, Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,36%; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,22%; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03%; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,14%; serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,97%.
Di sisi lain, tiga kelompok menunjukkan penurunan indeks, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,33%; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,14%; dan kelompok transportasi sebesar 0,13%.
“Sementara, tiga kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks, yaitu kelompok kesehatan; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; dan kelompok pendidikan,” katanya.
Dijelaskannya, jika dilihat lebih rinci berdasarkan komoditi, maka inflasi yang terjadi di Kota Medan disebabakan kenaikan harga ikan dencis, sewa rumah, sawi hijau, jeruk, kentang, emas perhiasan, dan brokoli.
“Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga, antara lain cabai merah, bawang merah, minyak goreng, cabai rawit, cabai hijau, pir, dan daging ayam ras,” sebutnya.
Dinar menambahkan, Inflasi Juni 2021 menyebabkan inflasi tahun kalender (Juni 2021 terhadap Desember 2020) masing-masing kota sebagai berikut: Sibolga inflasi 0,12%; Pematangsiantar inflasi 0,81%; Medan inflasi 0,34%; Padangsidimpuan inflasi 0,19%; dan Gunung Sitoli deflasi 1,00%.
Dengan demikian, inflasi tahun kalender gabungan 5 kota IHK di Sumatera Utara sebesar 0,34%.
Sementara untuk inflasi tahun ke tahun (Juni 2021 terhadap Juni 2020), masing masing kota sebagai berikut: Sibolga inflasi 2,82%; Pematangsiantar inflasi 3,14%; Medan inflasi 1,52%; Padangsidimpuan inflasi 1,80% ; dan Gunung Sitoli inflasi 3,36 persen.
“Sehingga inflasi tahun ke tahun gabungan 5 kota IHK di Sumatera Utara tercatat sebesar 1,69%,” tutupnya. *(ika)

