Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Harga Anjlok, Kementan Subsidi Harga Gabah Petani Lampung Rp300 Per Kg

Harga gabah kering panen petani di Lampung Utara dan Lampung  Timur pada akhir Juni 2021,  hanya berkisar antara 3.000 sampai 3.800 per kilogram (kg), jauh di bawah harga acuan atau harga pembelian pemerintah (HPP). Karena itu, Kementan memberikan bantuan subsidi harga untuk menjamin harga jual gabah petani agar mereka tetap semangat terus berproduksi. suaratani.com - ist 

SuaraTani.com – Lampung| Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo beserta jajarannya di Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki komitmen menjaga ketahanan pangan dengan membantu petani melakukan pembelian gabah sesuai harga ketentuan pemerintah. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi stabilisasi harga.

Seperti yang dialami petani di Lampung Utara dan Lampung  Timur yang pada akhir Juni 2021, harga gabah kering panen (GKP) hanya berkisar antara 3.000 sampai 3.800 per kilogram (kg), jauh di bawah harga acuan atau harga pembelian pemerintah (HPP).

Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi mengungkapkan bahwa sejak awal Juli 2021, tim Badan Ketahanan Pangan sudah turun ke lapangan untuk memastikan penyebab harga gabah petani anjlok, dan memastikan petani tidak terlalu merugi. 

"Kementan memberikan bantuan subsidi ini untuk menjamin harga jual gabah petani agar mereka tetap semangat terus berproduksi yang sangat penting dalam menjaga ketersediaan pangan," jelasnya dalam siaran pers yang diterma SuaraTani.com, Senin (5/7/2021).  

Menurut Agung, bantuan diberikan dengan subsidi sebesar Rp300 per kg  agar petani mendapatkan harga jual sesuai HPP pada masa panen raya saat ini. 

Sementara itu, Kepala Pusat Distribusi dan Akses Pangan Risfaheri yang memimpin rombongan memberikan bantuan subsidi tersebut menyerahkan secara langsung kepada 31 orang petani dari 4 poktan di Lampung Utara yang menjual gabah sebanyak 32,88 ton GKP, dan 3 poktan di Lampung Timur dari luas panen 35 hektare atau sekitar 140 ton GKP.  

“Kami atas nama Kementerian Pertanian ikut prihatin dengan kondisi yang dialami petani Lampung Utara dan Lampung Selatan. Ada  bantuan subsidi harga jual untuk mengurangi kerugian para petani, dan tentunya untuk memberikan semangat tetap berproduksi pada musim tanam berikutnya,” ungkap Risfaheri saat menyerahkan bantuan di Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara, Jumat (2/7/2021).

Dalam kesempatan itu, Ketua Kelompok Tani Mandiri Surjoyo di Desa Bandar Sakti Kecamatan Abung Surakarta Kabupaten Lampung Utara sangat mengapresiasi bantuan Kementan  untuk para petani yang saat ini  mengalami harga jatuh. 

“Bantuan ini sangat mambantu kami untuk tambahan modal tanam berikutnya,” ujar Surjoyo. 

Hal yang sama dirasakan para petani di Desa Mekar Jaya, yang akan panen sekitar 35 hektare merasakan kepedulian Kementan dengan adanya bantuan subsidi harga jual. 

“Terima kasih atas kunjungan tim Kementan, serta bantuan subsidi harga jual gabah yang akan diberikan. Kami akan mendata luas panen dan penjualan para anggota kami, dan segera melaporkan ke tim. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi para petani untuk usahatani,” terang Gede Jasri, Ketua Poktan Suka Makmur Desa Mekar Jaya. * (junita sianturi)