Menurut warga setempat, Muhyar Kana, jembatan tersebut merupakan sarana penghubung antara dua dusun yakni, Dusun Satu ke Dusun Dua, Desa Sei Baru, Kecamatan Panai Hilir.
"Putusnya tadi pagi, sekitar pukul 06:00 WIB," ujarnya kepada wartawan, Kamis (1/7/2021).
Kana juga menjelaskan, putusnya jembatan tersebut diduga karena dilewati truk bermuatan buah sawit. Pasalnya, kata dia, buah kepala sawit masih berjatuhan di sekitar jembatan tersebut.
"Jembatan itu putus diduga akibat dilintasi truk bawa buah sawit yang beratnya kira-kira 8 ton lebih," jelasnya.
Kana juga mengungkapkan bahwa jembatan itu awalnya dibangun pada tahun 2005, kemudian putus pada tahun 2018.
"Di tahun 2018, kembali dibangun dengan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2018. Kami berharap pihak pemerintah daerah segera memperbaiki jembatan tersebut agar aktivitas warga disana berjalan dengan normal kembali," tandasnya. *(fajar)


