SuaraTani.com – Labuhanbatu| Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Labuhanbatu tetap mendapat suntikan dana pembinaan olahraga di masa pandemi Covid-19 saat ini.
Alhasil, anggaran dana hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu di tahun anggaran (TA) 2021 mendapat sorotan kalangan cabang olahraga (Cabor).
Padahal, semua kegiatan baik di pemerintahan maupun kegiatan masyarakat yang dapat mengundang banyak orang telah dibatasi guna mencegah penyebaran virus mematikan tersebut.
Bahkan kecenderungan dana milik pemerintahan direfocusing atau dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Tak terkecuali dalam kegiatan bidang olahraga di Kabupaten Labuhanbatu.
Namun untuk tahun 2021, KONI Labuhanbatu mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu sebesar Rp600 juta. Padahal, induk organisasi olahraga itu terkesan minim melakukan kegiatan pembinaan olahraga.
"Setahu saya, di Tahun 2021 tidak ada kegiatan KONI Labuhanbatu. Apalagi untuk dana pembinaan cabang olahraga sepeda, tidak ada," ujar Sekretaris Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Muklis kepada wartawan, di Rantauprapat, Senin (5/7/2021).
Muklis juga mempertanyakan dana hibah itu diperuntukkan untuk apa saja, karena kegiatan di KONI Labuhanbatu tidak ada yang tersiar kepada masyarakat.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Labuhanbatu Syahrizal kepada wartawan membenarkan dana hibah KONI dari Pemkab Labuhanbatu sebesar Rp600 juta.
"Dana hibah KONI Labuhanbatu tahun 2021 sebesar Rp600 juta. Sudah masuk ke rekening mereka. Peruntukannya tanya langsung ketua KONI Labuhanbatu ya," kata Syahrizal.
Ketua KONI Labuhanbatu Ferry Wijaya saat dikonfirmasi terkait dana hibah yang diberikan Pemkab Labuhanbatu, masih belum memberi tanggapan. Pesan singkat dan panggilan ke ponsel pribadi dan whatsapp-nya tak berbalas.
Informasi diperoleh, setiap bulannya Ketua KONI Labuhanbatu Ferry Wijaya yang akrab disapa Alung, mendapatkan honor atau gaji. *(fajar)


