Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Ketua TP PKK Sumut Hj Nawal Lubis, melakukan panen benih padi Varietas Inpari 32 di Kebun Percobaan Pasar Miring Balitbangtan BPTP Sumut, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang, Rabu (7/7/2021) pagi. suaratani.com – junita sianturiSuaraTani.com – Pagar Merbau| Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya meningkatkan produksi padi di daerah ini, antara lain dengan penggunaan bibit padi varietas unggul dan pengolahan tanah yang baik.
Selain lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit, varietas unggul seperti Inpari juga memiliki produktivitas yang tinggi.
"Kalau bisa varietas padi unggul ini dapat digunakan seluruh petani yang ada di Sumut, karena serangan hama sangat minim dan hasil panennya bagus," ungkap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat meninjau sekaligus panen padi varietas unggul, yang dikembangkan oleh Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Pasar Miring, Balitbangtan BPTP Sumut, Rabu (7/7/2021) pagi, di Desa Pasar Miring, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang.
Gubernur yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, turut didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deliserdang Darwin Zein, dan Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Bahruddin Siregar.
Menurut Gubernur, penggunaan padi varietas unggul akan sangat menguntungkan para petani. Hasil panen petani bisa lebih banyak dua kali lipat dari padi biasa, dan juga tahan terhadap serangan hama dan penyakit, serta perubahan cuaca.
“Karena varietas unggulan, kualitasnya juga mumpuni. Berasnya bagus dan wangi namun lebih pulen bila dibandingkan dengan beras varietas lain," terang Edy Rahmayadi.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumut, Bahruddin Siregar, mengatakan benih merupakan faktor utama dalam keberhasilan peningkatan produktivitas dalam budidaya padi.
“Dengan benih berkualitas, petani dapat menikmati hasil panen yang berkualitas," kata Bahruddin.
Bahruddin mengingatkan para petani untuk berhati-hati dalam membeli benih padi yang beredar di pasaran. Petani harus memilih dan menggunakan benih bersertifikat agar memperoleh hasil panen memadai. Dan, itu adalah keharusan.
Kepala BPTP Sumut, Khadijah EL Ramija menyampaikan, pihaknya memperkenalkan beberapa varietas unggulan yang saat ini tengah dikembangkan IP2TP Pasar Miring, Balitbangtan BPTP Sumut.
"Saat ini kita punya 23 varietas unggulan yang diminati petani di berbagai daerah, tapi yang paling banyak digunakan saat ini adalah Inpari 32 dan Inpari 42,” jelasnya. * (junita sianturi)

