Sejumlah guru honorer yang tergabung dalam Persatuan Honorer Indonesia mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi E DPRD Provinsi Sumut terkait pembatalan penerimaan CPNS guru melalui jalur PPPK di Ruang Banggar, DPRD Sumut, Selasa (13/7/2021).suaratani.com-istSuaraTani.com – Medan| Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) belum mendapat penjelasan terkait pembatalan penerimaan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Pernyataan disampaikan Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sumut Hendra Cipta usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Forum Honorer Indonesia (FHI) di ruang Banggar DPRD Provinsi Sumt, Selasa (13/7/2021).
“Karena ketika RDP dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumut, tidak ada masalah,” kata Hendra Cipta.
Hendra Cipta mengatakan, data yang diberikan Disdik Provinsi Sumut menyebutkan jatah penerimaan CPNS melalui jalur PPPK untukk Sumut sebanyak 10.991 orang.
“Angka ini tentunya sudah berdasarkan perhitungan Disdik, berdasarkan analisa kebutuhan dan ketersediaan anggaran,” ujar Politisi PAN ini.
Karena itu, Hendra Cipya yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut ini menduga ada yang salah dalam penyusunan kebijakan di Disdik Sumut jika informasi terkait pembatalan yang disampaikan para guru honorer dalam RDP benar.
“Kenapa saya bilang ada yang salah, karena ini kan seharusnya melalui proses yang panjang, bukan dalam 1 atau dua minggu sehingga muncul angka 10. 991 itu. Sehingga hari ini dibatalkan, kami menilai berarti ada yang salah dalam tata pengelolaan pemerintahan di Pemprov Sumut,” tegasnya.
Ditemui di tempat yang sama, Koordinator Perhimpunan Honor Indonesia Sumatera Utara (Sumut) Andi Subakti mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui berapa formasi yang bisa dipenuhi, karena untuk membuka aksesnya pun mereka tidak bisa.
“Saya tidak paham ya, apa yang dibisikkan orang sama gubernur sehingga kok begitu. Padahal dia begitu cintanya kepada dunia pendidikan begitu paham dia bahwa pendidikan ini penting untuk masa depan kita, kok begitu dia tiba tiba berubahnya,” sesal Andi Subakti.
Seperti diketahui, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi membuka kesempatan bagi guru honorer untuk melamar menjadi CPNS least jalur PPPK. Di tahun ini, ada sebanyak 1 juta guru honorer yang akan diterima. *(ika)

