SuaraTani.com – Sergai |Sebanyak 2.180 hektare (ha) areal sawah di tujuh kecamatan di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) terendam banjir. Berdasarkan jumlah tersebut, 368,1 ha di antaranya terancam puso (tidak mengeluarkan hasil).
Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Sergai, per tanggal 5 November 2021, tujuh kecamatan yang terendam banjir akibat curah hujan tinggi dan air pasang laut yakni Kecamatan Sei Rampah (620 ha), Perbaungan (537 ha), Pantai Cermin (280,5 ha), Tebing Tinggi (100 ha), Teluk Mengkudu (108 ha), Sei Bamban (103 ha) dan Tanjung Beringin (432 ha).
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Sergai, Dedy Iskandar, mengatakan lahan pertanian terkena dampak akibat tingginya curah hujan, sehingga menggenangi areal pesawahan. Meskipun belum masuk musim panen, tetapi ada beberapa lahan yang terancam puso.
"Sejumlah lahan mengalami puso yakni di Kecamatan Sei Rampah dengan seluas 129,6 ha, Kecamatan Perbaungan seluas 40 ha, Pantai Cermin 115,5 ha , Tebing Tinggi 6,5 ha, Teluk Mengkudu 20 ha, Sei Bamban 50 ha, sedangkan di Tanjung Beringin tidak mengalami puso. Totalnya 368,1 ha lahan pertanian di Sergai puso," ujar Dedy, Selasa (9/11/2021).
Untuk itu, lanjut Dedy, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menormalisasi jaringan irigasi primer maupun sekunder, terutama di daerah-daerah yang rawan banjir. Para petani pun akan diberikan bantuan bibit dan persiapan pestisida maupun insektisida sebagai upaya antisipasi serangan hama dan penyakit pasca banjir.
"Adapun bantuan benih bibit untuk para petani di dua desa di Kecamatan Pantai Cermin yakni Lubuk Saban 2.137 kg dan Naga Kisar 750 kg. Di Desa Suka Damai Sei Bamban 1.025 kg bibit benih. Nanti akan ada lagi dibagikan ke desa lainnya," pungkasnya. *(rag)

