SuaraTani.com – Medan| Untuk tahun 2022, PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Cabang Medan menargetkan volume transaksi penjualan baik produk SPA dan komoditi mencapai 200.000 lot.
Target itu juga diikuti dengan pertumbuhan nasabah baru sebanyak 600 nasabah baru atau 50 nasabah baru tiap bulannya hingga akhir tahun 2022.
“Target penjualan dan pertumbuhan nasabah baru tahun ini jauh lebih besar dibandingkan realisasi yang kita peroleh sepanjang tahun 2021. Dimana, realisasi volume transaksi penjualan yang kita peroleh pada tahun lalu untuk produk SPA dan komoditi sebanyak 111.352 lot dengan pertumbuhan nasabah baru sebanyak 394 nasabah baru,” kata Pimpinan Cabang PT Rifan Financindo Berjangka Medan, Sonya Kadarmanik, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/1/2022).
Sonya mengatakan, pihaknya bersyukur dapat melalui tahun 2021 dengan kinerja positif. Meskipun tahun 2021 dunia termasuk Indonesia dihadapkan dengan tantangan pandemi Covid-19 yang sangat memengaruhi perekonomian.
“Kita sangat bersyukur mampu melewati tantangan tersebut serta mencatatkan kinerja positif pada tahun 2021," ujarnya.
Dikatakannya, pada triwulan III-2021, RFB Medan mencatatkan volume transaksi penjualan produk SPA dan komoditas sebanyak 17.890 lot. Angka tersebut mengalami peningkatan pada triwulan IV-2021. Dimana volume transaksi menjadi 28.808 lot atau tumbuh sebesar 61,03%.
Dengan demikian, lanjut Sonya, total volume transaksi penjualan produk SPA dan komoditi sepanjang tahun 2021 sebanyak 111.352 lot atau meningkat 8,39% dibandingkan pencapaian tahun 2020, berkisar 102.734 lot.
Kinerja positif juga ditorehkan PT RFB Medan pada pertumbuhan nasabah baru. Dimana pada triwulan III-2021 perusahaan berhasil memperoleh 77 nasabah baru dan pada triwulan IV-2021 bertambah sebanyak 130 nasabah baru atau tumbuh hingga 69%.
"Kami berhasil memperoleh sebanyak 394 nasabah baru sepanjang tahun 2021. Angka ini meningkat 19,39 persen dibandingkan dengan capaian tahun 2020, sebanyak 330 nasabah baru," jelasnya.
Dari capaian positif tersebut, Sonya optimis kinerja perusahaan pada tahun ini dapat lebih baik dari tahun sebelumnya mengingat kasus covid-19 mulai melandai.
Pemulihan ekonomi nasional, termasuk di Sumatera Utara (Sumut) yang tengah berjalan saat ini akan berkontribusi terhadap target tahun yang sudah ditetapkan pihaknya.
"Kita melihat pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat bekerja keras untuk memulihkan ekonomi yang sempat terdampak pandemi Covid-19. Inilah yang membuat kita optimis mampu merealisasikan target pada tahun ini," ujarnya. * (junita sianturi)

