Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Zona Hijau Covid-19 Sumut Berkurang 1 Daerah

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah.suaratani.com-ist


SuaraTani.com – Medan| Zona hijau (tidak ada kasus) penyebaran Covid-19 di wilayah Sumatera Utara (Sumut) menjadi 13 kabupaten/kota, setelah berkurang 1 daerah karena masuk ke zona kuning (risiko rendah).  Penurunan jumlah zona hijau ini dikarenakan Kabupaten Mandailing Natal turun status menjadi zona kuning. 

19 kabupaten/kota lainnya masuk zona kuning, sementara zona merah nihil.

Berdasarkan data yang disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 Pusat melalui website resminya di laman https://covid19.go.id/peta-risiko, kabupaten/kota di Sumut yang masuk zona hijau antara lain Pakpak Bharat, Nias Barat, Tebing Tinggi, Toba, Labuhan Batu Selatan, Sibolga, Karo, Humbang Hasundutan, Nias Utara, Langkat, Tapanuli Utara, Padangsidempuan, dan Nias Selatan.

Sedangkan zona kuning, Pematangsiantar, Asahan, Gunung Sitoli, Padang Lawas, Batu Bara, Serdang Bedagai, Mandailing Natal, Binjai, Medan, Labuhan Batu Utara, Simalungun, Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara, Dairi, Deli Serdang, Nias, Tapanuli Tengah, Tanjung Balai, dan Samosir. 

Penetapan status zonasi risiko penyebaran Covid-19 daerah tersebut, dihitung berdasarkan sejumlah indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan melalui epidemiologi, seperti penurunan jumlah kasus positif, jumlah keterisian tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19, dan sebagainya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah mengingatkan, agar masyarakat tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19 dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Terlebih, saat ini telah muncul varian baru Omicron. 

"Selalu terapkan protokol kesehatan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan hindari kerumunan," ujar Aris, Selasa (25/1/2022).

Aris mengatakan, walaupun saat ini di beberapa daerah telah terjadi penurunan kasus Covid-19 secara signifikan, tetapi tidak menutup kemungkinan bisa terjadi lonjakan. Bahkan, untuk daerah yang telah ditetapkan sebagai zona hijau sekalipun bisa meningkat kasus baru positif Covid-19. 

"Protokol kesehatan tetap harus dipatuhi. Pemerintah terus memonitor dan juga terus bekerja agar jumlah kasus baru tidak meningkat lagi. Kita harapkan semua aktivitas bisa berjalan normal dan virus corona hilang dari Sumut," pungkasnya. 

Sementara untuk Kota Medan, kasus terkonfimasi positif Covid-19 kembali meningkat. Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kota Medan hingga Selasa (25/1/2022) pukul 17.00 WIB, kasus terkonfirmasi positif bertambah 16 kasus, sehingga jumlah kasus terkonfirmasi positif tercatat  48.165. 

Sementara untuk yang dinyatakan sembuh hanya bertambah 1 orang menjadi 47.190, dan yang meninggal tidak mengalami pertambahan sehingga tetap sebanyak 999 orang. 

Hingga saat ini, sebanyak 56 orang masih menjalani perawatan. *(ika)