Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

12 Mahasiswa Terima Beasiswa Peduli Orangutan

Penerima Beasiswa Peduli Orangutan berfoto bersama usai penandatanganan kontrak beasiswa yang digelar di Fave Hotel, Sabtu (4/6/2022).suaratani.com-ist

SuaraTani.com – Medan| Sebanyak 12 mahasiswa yang diterima kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Universitas Medan Area (UMA) dan juga  Universitas Islam (UIN) Ar-Raniry menerima Beasiswa Peduli Orangutan.

Direktur YOSL-OIC, Fransisca Ariantingsih, mengatakan, beasiswa yang berbentuk dana dan konsultasi yang diberikan hingga masa pendidikan berakhir ini merupakan program yang diinisiasi oleh Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) bersama Orangutan Republik Foundation (OURF).

”Kami bisa melihat tumbuhnya antusiasme mahasiswa tentang orangutan di Sumatera dan juga restorasi hutan habitatnya, selain dari semakin bertambahnya karya tulis dan penelitian ilmiah tentang orangutan di Sumatera,” ujar Fransisca Ariantingsih, ketika ditanya dampak positif dari beasiswa Peduli Orangutan.

Ketua pembina YOSL-OIC, Panut Hadisiswoyo, menambahkan, banyak alumni penerima beasiswa bekerja di bidang konservasi di berbagai organisasi seperti YEL-SOCP, FKL, COP, berbagai Pusat Penyelamatan Satwa di Indonesia.

”Termasuk juga  di  YOSL-OIC,” tambahnya. 

Hingga 2022, program beasiswa Peduli Orangutan ini telah memberikan kesempatan kepada 165 mahasiswa dari USU, Universitas Negeri Medan (Unimed), UMA, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, dan Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan (STIK) Pante Kulu.

Adapun bantuan beasiswa yang diberikan berupa bantuan SPP dan penelitian sejumlah Rp11.500.000 untuk seluruh jurusan kampus yang berada di Sumut, untuk aceh sejumlah Rp15.500.000 dan khususnya mahasiswa kedokteran hewan berjumlah Rp17.500.000.

Keseluruhan proses penyaringan penerima beasiswa dimulai dari pendaftaran, seleksi berkas , seleksi karya tulis, dan presentase dan wawancara. 

Rangkaian proses tersebut dimulai pada bulan Maret hingga terpilihnya enam mahasiswa dari Sumut dan enam dari Aceh sebagai penerima beasiswa. Pemberian dan penandatanganan kontrak beasiswa dilakukan pada Sabtu (4/6/2022). *(ika)