Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Juni 2022, NPL Bank Sumut di Bawah 3%

Direktur Utama PT Bank Sumut, Rahmat Fadilah Pohan didampingi jajaran direktur lainnya saat diwawancarai beberapa waktu lalu.suaratani.com-ika 

SuaraTani.com – Medan| PT Bank Sumut mencatat, hingga periode Juni 2022, laba yang diperoleh mengalami kenaikan 14,7% jika dibandingkan posisi Juni 2021.

“Atau dari Rp305 miliar menjadi Rp350 miliar,” ujar Direktur Utama PT Bank Sumut, Rahmat Fadilah Pohan di Medan, Rabu (6/7/2022).

Rahmat mengatakan, selain laba, peningkatan kinerja Bank Sumut juga terlihat dari sisi Dana Pihak Ketiga, yang tercatat mengalami kenaikan 7% jika dibandingkan periode tahun 2021. 

“Catatan kami, DPK yang terkumpul di Juni 2022 itu sebanyak Rp34,4 triliun. Sedangkan di Juni tahun lalu tercatat sebesar Rp30 triliun,” katanya. 

Untuk kredit sendiri, lanjut Rahmat, Bank Sumut sudah menyalurkan pinjaman sebesar Rp26,3 triliun, naik 8,5% dibandingkan posisi yang sama di tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp24,2 triliun. 

“Sedangkan untuk NPL, di Juni 2022 ini kita mampu menekan hingga sebesar 2,9% dari sebelumnya sebesar 3,7%. Ini  capaian terbaik, karena setelah 10 tahun, baru ini NPL kita di bawah 3%,” tegasnya. 

Rahmat Fadilah menambahkan, khusus untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), pihaknya sudah membentuk tim khusus hingga ke level cabang sehingga penyaluran KUR bisa sesuai dengan plafon yang diterima Bank Sumut yang tercatat sebesar Rp1 triliun.

“Tetapi perlu kami sampaikan, hingga Juni, penyaluran KUR itu on progress. Catatan kami, khusus untuk KUR yang tersalurkan itu sudah 40% dari plafon atau Rp450 miliar di posisi bulan Juni,” tambahnya. 

Untuk mempercepat proses pengajuan KUR, Bank Sumut menurut Rahmat sudah menyiapkan strategi dengan menggunakan aplikasi berbasis handphone yang disebut aplikasi kredit fast.

“Sehingga nantinya otomasis calon kreditur akan mendapatkan notifikasi apakah permohonan kreditnya diterima atau tidak,” imbuhnya. 

PT Bank Sumut di tahun ini menargetkan bisa melantai di bursa efek dengan melakukan IPO. *(ika)