Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

IHSG Turun Tipis, Sementara Rupiah dan Harga Emas Kompak Menguat

Seorang investor memperhatikan grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan hari ini, IHSG ditutup melemah setelah gagal menembus level psikologis 7.100.suaratani.com-ika

SuaraTani.com – Medan| Kinerja indeks hargs saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0.19% di level 7.087,40. Pelemahan IHSG sebesar 13.46 poin ini  justru terjadi disaat sejumlah bursa di Asia menguat pada perdagangan hari ini.

IHSG kembali menunjukan pergerakan yang anomali dibandingkan dengan kebanyakan kinerja bursa di Asia. 

“Koreksi pada IHSG terjadi setelah gagal menembus level psikologis 7.100,” kata Analis Keuangan Sumatera Utara (Sumut), Gunawan Benjamin, di Medan, Rabu (6/12/2023).

Sementara untuk  mata uang rupiah dikatakan Gunawan mampu ditutup menguat di level 15.495 setelah sempat tertekan di sesi pembukaan perdagangan. 

Memburuknya imbal hasil US Treasury 10 tahun ke level 4.167%, belum mampu mendorong penguatan rupiah yang lebih signifikan. 

Karena disisi lain, kinerja USD Index yang relatif stabil selama sesi perdagangan menahan laju pelemahan dolar AS.

Senada dengan mata uang rupiah, harga emas ditransaksikan menguat tipis pada perdagangan sore ini. Harga emas ditransaksikan dikisaran level US$2.023 per ons troy. 

Harga emas juga terpantau masih bergerak sideways setelah sempat naik hingga menyentuh level US$2.100 per ons troy nya. Harga emas tengah menanti keptuusan The FED pada tanggal 13 Desember mendatang. 

Meskipun sejauh ini Bank Sentral AS diproyeksikan akan tetap mempertahankan besaran bunga acuannya. 

Namun, harga emas bisa mengalami kenaikan seandainya gambaran kebijakan kedepan bank Sentral AS masih dalam sikap dovish atau menurunkan bunga acuannya.

“Sikap Dovish The FED nantinya bukan hanya akan membuat kinerja emas membaik. Namun mata uang rupiah dan bursa saham berpeluang untuk  mencatatkan kinerja positif. Terlebih jika nantinya ekonomi AS mampu keluar dari ancaman resesi,” pungkasnya. *(ika)