Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

SOC-42 Tutup Kedatangan Jemaah Haji Gelombang I di Madinah, Gelombang II Tujuan Jeddah

Jemaah haji SOC-42 Tiba di Hotel Lo'loat Aldiyafah Madinah. foto: ist

SuaraTani.com - Madinah| Sebanyak 360 jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 42 Embarkasi Solo (SOC-42) tiba di Madinah. 

Kehadiran jemaah Indonesia asal Kabupaten Kendal ini sekaligus menutup proses kedatangan jemaah gelombang 1 di Madinah.

Hingga hari ini, jemaah gelombang I yang sudah tiba di Madinah sebanyak 88.978 jemaah yang tergabung dalam 228 kloter. Sementara 123 ribu jemaah akan diterbangkan dalam fase gelombang II dengan tujuan Jeddah.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Ali Machzumi mengatakan, jemaah haji kloter terakhir pada fase keberangkatan gelombang I mendarat pagi tadi di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA). Dan, tiba di hotel Madinah pukul 10.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

"Alhamdulillah hari ini jemaah haji terakhir gelombang I sudah mendarat. Keberangkatan jemaah ini sempat mengalami keterlambatan kurang lebih tujuh jam. Namun jemaah dalam keadaan sehat," ungkap Ali, Jumat (24/5/2024) di Hotel Lo'loat Aldiyafah.

Dijelaskan Ali, jemaah SOC-42 ini dijadwalkan terbang dari Bandara Adi Soemarmo Solo, Kamis (23/5/2024), pukul 17.30 WIB. Namun, karena ada kendala teknis dari Garuda Indonesia, jemaah baru diterbangkan pada 24 Mei 2024 pukul 00.40 WIB.

"Meskipun saat pemberangkatan ada kendala terlambat, tentu petugas akan berikan layanan terbaik untuk kloter terkahir ini SOC 42," tandasnya.

Ia berharap untuk selanjutnya pemberangkatan jemaah haji berjalan lancar. Walaupun ada kendala di pihak penerbangan, petugas akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk jamaah haji.

"Kementerian Agama sudah melayangkan protes kepada pihak Garuda terkait dengan kondisi keterlambatan ini. Semoga ke depan ada perbaikan untuk penerbangan. Karena ini akan memberikan efek psikologi kepada jemaah," ungkap Ali.

Dikatakan Ali, keterlambatan ini tentu akan memberikan efek secara psikologis kepada jemaah. Mereka menunggu sudah lama di asrama haji kemudian harus menunggu lagi di bandara.

"PPIH Daker Madinah akan memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji. Karena ada keterlambatan, tentu jemaah butuh pendampingan secara psikologis. Kita minta jemaah untuk sabar dalam pelaksanaan ibadah haji," harap Kadaker. * (putri)