SuaraTani.com - Aceh| PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali menyalurkan bantuan untuk mendukung percepatan pemulihan masyarakat pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
Bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi kepada Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, di Aceh Utara, Rabu (14/12026).
"Kami Pupuk Indonesia bersama Pupuk Iskandar Muda (PIM) ada untuk masyarakat Aceh di saat duka maupun suka. Aceh sedang berduka, kita pun ikut berduka. Kita prihatin masyarakat sudah 50 hari berjibaku, kita doakan bencana ini segera berakhir, dan kehidupan masyarakat pulih seperti sebelumnya," kata Rahmad dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (17/1/2026).
Dikatakannya, bencana di Sumatera, khususnya Aceh Utara terjadi sejak akhir November 2025, tetapi hingga saat ini keadaan masyarakat terdampak belum sepenuhnya pulih dan membutuhkan bantuan dari banyak pihak.
Pupuk Indonesia yang merupakan bagian dari bangsa Indonesia terus mengirimkan bantuan secara bertahap untuk masyarakat terdampak.
"Bantuan Pupuk Indonesia tidak hari ini saja. Berlangsung terus dari awal sampai hari ini. Untuk seluruh Provinsi Aceh, bentuknya macam-macam. Nilainya memang bukan hal yang penting, saya ingin menegaskan kebersamaan kami dengan masyarakat. Tidak mungkin bencana ini diselesaikan oleh satu pihak," ucap Rahmad.
Adapun bantuan Pupuk Indonesia kali ini disalurkan di beberapa titik seperti 5 tangki air bersih dan 1 truk paket sembako yang diserahkan di Pendopo Aceh.
"Pupuk Indonesia melakukan rehabilitasi masjid senilai Rp1 miliar di wilayah Aceh Utara yang terdampak banjir," jelas Rahmad.
Di hari yang sama, lanjut Rahmad, Pupuk Indonesia juga melaksanakan doa bersama sekaligus menyerahkan bantuan alat salat, Al quran, hingga perlengkapan Masjid Al Muntaha yang berada di lingkungan Pupuk Iskandar Muda.
Pada tahap awal, Pupuk Indonesia mendistribusikan bantuan tanggap bencana berupa 200 paket perlengkapan sekolah, 200 selimut, dan 200 paket sembako untuk wilayah Aceh.
Selaian itu juga menyerahkan bantuan ke wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat berupa 575 paket sembako dan 350 paket hygiene kit.
Pupuk Indonesia kembali menyalurkan bantuan pada tanggal 4 Desember 2025, Pupuk Indonesia mengirimkan bantuan sekitar Rp3,8 miliar ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berupa sembako, makanan cepat saji dan susu UHT.
"Kemudian di tanggal 12 Desember 2025 menyalurkan bantuan senilai Rp 789 juta untuk Aceh, berupa makanan cepat saji, air mineral dan susu UHT," kata Rahmad.
Sebagai informasi, hingga saat ini Pupuk Indonesia telah menyalurkan bantuan senilai kurang lebih Rp24 miliar, angka ini termasuk bantuan hunian sementara Danantara (Huntara) di Pidie Jaya.
Melalui bantuan ini, Pupuk Indonesia ingin memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana agar tidak merasa menghadapi musibah ini sendirian.
"Pupuk Indonesia siap hadir di tengah-tengah masyarakat, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat," jelasnya.
Terakhir, Rahmad berharap masyarakat terdampak tetap tabah dalam menghadapi situasi sulit ini, meskipun banyak kehilangan harta benda maupun anggota keluarga.
Bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan kehadiran Insan Pupuk Indonesia bagi untuk masyarakat Sumatera dalam menghadapi bencana.
Rahmad pun memastikan jika Pupuk Indonesia akan terus berkontribusi mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Pihaknya akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat dalam penanganan masyarakat pascabencana.
"Ada beberapa hal lagi yang menjadi perhatian kita. Dan akan kita diskusikan lagi, bantuan apa yang diperlukan, kita akan terus dukung. Kita siap berkoordinasi, untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana," tutup Rahmad. * (junita sianturi)


