Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Stabilkan Harga Telur dan Daging Ayam, SPHP Jagung Pakan Siap Digelontorkan Maret 2026

Program SPHP jagung pakan yang menyasar peternak unggas berandil menstabilkan harga telur ayam dan daging ayam ras. foto: ist

SuaraTani.com - Jakarta| Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung pakan yang menyasar peternak unggas berandil menstabilkan harga telur ayam dan daging ayam ras. 

Aksi pemerintah menyalurkan stok jagung pakan dengan harga di bawah pasaran ke peternak unggas menjadi angin segar guna mengatasi fluktuasi harga jagung di tingkat peternak. 

"SPHP jagung sudah dibahas peruntukannya. Nanti penerimanya kita data. Kita sedang sinkronkan dulu. Kita kumpulkan. Kita pastikan, sehingga mudah-mudahan di bulan Maret, kalau datanya sudah lengkap, kita akan gelontorkan SPHP-nya," ungkap Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa di Pasar Senen, dalam siaran persnya, Jumat (27/2/2026) di Jakarta.

Pendataan yang dimaksud berupa rincian data peternak unggas yang akan dijadikan penerima program SPHP jagung pakan tahun 2026. 

Sebagaimana pelaksanaan tahun sebelumnya, penerima program SPHP jagung pakan ditentukan melalui verifikasi bersama antara Bapanas dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian. 

Adapun untuk program SPHP jagung pakan tahun 2026, anggaran yang telah disiapkan pemerintah sebanyak Rp678 miliar dengan target penyaluran SPHP jagung pakan ke para peternak unggas mencapai total 242 ribu ton. 

Ketut mengatakan, jumlah target penyaluran SPHP jagung pakan total 242 ribu ton tersebut meningkat drastis hingga 372,6 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. 

Pada penyaluran SPHP jagung tahun 2025 mencapai angka 51,2 ribu ton yang menyasar ke 3.578 peternak ayam ras petelur di 17 provinsi. 

Namun demikian, Bapanas tetap meminta Perum Bulog sebagai operator pelaksana program SPHP jagung pakan agar tidak mendistribusikan pasokan jagung pakan dengan subsidi harga tersebut ke daerah-daerah yang sedang terdapat panen raya jagung. Kepentingan petani jagung juga tetap harus dijaga.

Terpisah, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut bahwa telur ayam dan daging ayam ras termasuk pangan pokok strategis yang telah mencapai swasembada. 

Untuk itu, Amran meminta tidak ada fluktuasi harga yang berlebihan terhadap dua komoditas tersebut.

"Indonesia sekarang sudah swasembada. Sembilan komoditas. Beras, jagung, jagung pakan kita tidak impor. Kemudian bawang merah, cabai rawit, cabai besar, telur ayam, daging ayam hingga gula dan minyak goreng juga. Kita sudah swasembada," ungkap Amran.

Hal ini berdasarkan pada produksi pangan dalam negeri yang terus mencatatkan akselerasi yang gemilang, sehingga telah mampu memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri. Karena itu, fluktuasi harga pangan pokok strategis sepatutnya dapat lebih terkendali

"Produksi sudah selesai. Kita syukuri. Di saat krisis dunia, krisis pangan, Indonesia surplus. Ini kita syukuri. Daging ayam, telur ayam juga, kita sudah ekspor. Jadi tidak ada alasan naik," jelas Amran.

Mengenai perkembangan harga, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan harga daging ayam ras sampai minggu ketiga Februari 2026 berada di level Rp 40.789 per kg. 

Ini merupakan titik tertinggi dalam setahun terakhir. Sementara rerata harga telur ayam menurut Panel Harga Pangan Bapanas berada di Rp 31.278 per kg pada 25 Februari lalu.

Berdasarkan dinamika harga tersebut, menjadi tepat apabila pelaksanaan program SPHP jagung pakan dapat digelontorkan mulai Maret mendatang. 

Terlebih di Maret terdapat Idulfitri yang biasanya terjadi kenaikan permintaan komoditas pangan di antaranya terlur ayam dan daging ayam, sehingga dapat berdampak pada fluktuasi harga pangan.  * (junita sianturi)