SuaraTani.com - Jakarta| Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar penyembelihan hewan kurban pada Iduladha 1447 H, di kantor Itjen Kemenag, Jakarta, Kamis (28/5/2026).
Total hewan kurban yang disembelih sebanyak 21 ekor terdiri dari empat ekor sapi dan 17 ekor kambing. Hewan ini berasal dari pegawai Itjen Kemenag serta bantuan dari Baznas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi baik yang terus dijaga untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian.
Irjen Kemenag Khairunas menegaskan bahwa makna kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan upaya menundukkan ego dan hawa nafsu duniawi.
“Allah tidak menyuruh Nabi Ibrahim untuk membunuh Nabi Ismail, tetapi Allah meminta untuk membunuh rasa memiliki. Karena hakikatnya semua adalah milik Allah,” ujar Khairunas.
Ia mengajak seluruh pegawai meneladani ketulusan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dengan mengorbankan sifat egois, ambisi berlebihan, serta perilaku yang bertentangan dengan nilai integritas.
“Iduladha mengajarkan kita untuk mampu mengorbankan hawa nafsu, keserakahan duniawi, ambisi jabatan, serta menjauhkan diri dari perbuatan zalim dan korupsi,” jelasnya.
Plh Sekretaris Itjen Kemenag Moh Isom menyampaikan bahwa kurban tahun ini melibatkan partisipasi pegawai Itjen Kemenag dan dukungan dari Baznas.
“Alhamdulillah, seluruh pelaksanaan kurban mendapat dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk untuk operasional penyembelihan,” ujar Isom.
Menurut Isom yang juga Inspektur IV Itjen Kemenag, panitia menyiapkan 11 Juru Sembelih Halal (Juleha) untuk memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai syariat, higienis, dan tepat waktu.
Daging kurban kemudian disalurkan kepada pegawai, tenaga outsourcing, masyarakat, serta anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan semangat berbagi di momentum Iduladha.
Kegiatan kurban di lingkungan Itjen Kemenag berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Momentum Iduladha ini diharapkan semakin memperkuat solidaritas, semangat berbagi, dan pengabdian ASN Kementerian Agama kepada masyarakat. * (putri)


