Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Menkeu Sampaikan Tanggapan Terhadap Pandangan Frakti-Fraksi Atas APBN 2025

Menkeu Purbaya saat memberikan Tanggapan Pemerintah terhadap pandangan fraksi-fraksi atas RUU P2 APBN Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (14/7/2026) di Senayan, Jakarta. foto: ist

SuaraTani.com - Jakarta| Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa sinergi yang erat antara Pemerintah dan DPR RI dalam mengawal pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 menjadi fondasi penting dalam menjaga kesehatan fiskal dan kredibilitas APBN 2025. 

Menkeu menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPR RI atas pandangan, masukan, dan dukungan terhadap RUU P2 APBN Tahun Anggaran 2025. 

Seluruh pandangan yang disampaikan menjadi masukan penting untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara.

"Pemerintah menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh fraksi DPR RI atas pandangan, masukan, dan dukungannya terhadap RUU P2 APBN Tahun Anggaran 2025. Seluruh tanggapan tersebut menjadi bahan masukan yang sangat berguna dalam peningkatan pengelolaan keuangan negara di masa depan," ujar Menkeu.

Hal tersebut disampaikan Menkeu saat memberikan Tanggapan Pemerintah terhadap pandangan fraksi-fraksi atas Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN (RUU P2 APBN) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (14/7/2026) di Senayan, Jakarta.

Purbaya juga menyampaikan keberhasilan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025 yang kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak terlepas dari dukungan dari DPR RI. 

Pencapaian ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen dan konsistensi pemerintah untuk melakukan peningkatan kualitas pengelolaan APBN berdasarkan prinsip tata kelola yang baik. 

Hal ini juga merupakan hasil upaya pemerintah bersama stakeholders terkait, terutama dukungan dari DPR dalam meningkatkan kualitas pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara Pemerintah dan DPR RI dalam menjaga kredibilitas APBN juga turut memperkuat kepercayaan dunia internasional terhadap perekonomian Indonesia.

Yang tercermin dari keputusan lembaga pemeringkat Standard & Poor's (S&P) mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada level BBB atau A2 dengan outlook stabil.

"Kami juga ingin menyampaikan kabar baik bahwa dukungan dan kerja sama yang baik antara pemerintahan dan DPR RI, kemarin lembaga rating S&P mempertahankan peringkat kredit Republik Indonesia pada level BBB atau A2 dengan outlook stabil,” ujar Menkeu.

Menkeu Purbaya berharap dukungan dan kerja sama dengan parlemen dapat terus terjalin dengan baik sehingga APBN dapat menjadi instrumen dalam upaya mewujudkan masyarakat adil, makmur dan sejahtera. * (erna)