SuaraTani.com – Medan| Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat, di pekan pertama bulan Februari, ada 329 kasus probable Covid-19 varian Omicron. Dari angka tersebut, sebanyak 6 kasus Covid-19 varian omicron telah terdeteksi.
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah mengatakan, 6 kasus konfirmasi omicron tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS).
Salah satu kasus omicron tersebut didapatkan dari seorang Warga Negara Irlandia Utara (Britania Raya) yang sempat dirawat di RS Royal Prima beberapa waktu lalu.
"Kasus Covid-19 di Provinsi Sumut sejak minggu terakhir Januari memang cenderung meningkat, khususnya terkait isu berkembangnya varian baru Omicron. Hingga catatan kondisi per 4 Februari, terdapat enam kasus konfirmasi omicron berdasarkan WGS," ujar Aris di Medan, Senin (7/2/2022)
Diakuinya, saat ini perkembangan kasus Covid-19 juga telah meningkat hingga 4 kali lipat. Di mana sebelumnya kasus konfirmasi positif dalam satu minggu yakni 22-28 Januari 2022 hanya didapatkan 148 kasus, namun melonjak menjadi 812 kasus dalam kurun waktu 29 Januari sampai 4 Februari 2022.
"Untuk pemeriksaan SGTF (probable Omicron), dilakukan di BTKLPP Kelas I Medan dan Laboratorium PCR RS USU," jelasnya.
Kendati begitu, Aris menyebutkan, untuk tingkat keterisian tempat tidur Covid-19 di rumah sakit dalam 14 hari terakhir, untuk BOR ICU keterisiannya hanya 5 yakni dari 352 tempat tidur yang tersedia atau 1,42%. Kemudian tempat tidur ruang isolasi terpakai 147 dari 3.985 atau 3,69% dan ICU isolasi terpakai 152 dari ketersediaan 4.337 atau 3,50%.
"Keterisian rumah sakit relatif lebih rendah, jauh di bawah ambang maksimal yang dianjurkan WHO 60%. Namun demikian keterisian tempat tidur menunjukkan peningkatan dalam seminggu terakhir," jelasnya.
Terpisah, berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi pertanggal 6 Februari 2022, Provinsi Sumut disebutkan menambah 245 kasus konfirmasi positif baru, sehingga totalnya naik menjadi 107.638 orang. Oleh karena itu, melalui data tersebut kasus aktif Covid-19 Sumut melonjak menjadi 1.427 orang dibandingkan, Kamis (3/2/2022) lalu yang masih berjumlah 770 orang.
Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Nora Violita Nasution menyampaikan, dari jumlah 245 kasus baru konfirmasi positif tersebut, jumlah terbanyak didapatkan dari Kota Medan dengan 135 kasus, diikuti Pematangsiantar 25 kasus, Deliserdang 21 kasus, Gunung Sitoli 16 kasus dan Simalungun 12 kasus.
"Total ada 23 Kabupaten/Kota yang dilaporkan menyumbang total 245 kasus baru Covid-19 tersebut. Di mana jumlah terbanyak berasal dari Kota Medan dengan 135 kasus baru," pungkasnya. *(ika)

