Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

2021, Benih Induk Padi Tanjung Morawa Hasilkan 135.750 Kilogram Benih Padi

Kepala UPT BIP Tanjung Morawa didampingi Kasi Produksi dan Kasi Yantek menunjukkan benih padi yang dihasilkan, beberapa waktu lalu.suaratani.com-dok

SuaraTani.com – Deliserdang| Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumatera Utara (Sumut) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Benih Induk Padi (BIP) Tanjung Morawa mampu menghasilkan benih padi sebanyak dalam 2 masa tanam. 

Kepala UPT BIP Tanjung Morawa, Bahrul Jamal mengatakan, musim tanam I yang dimulai di bulan Mei dan diharapkan panen di bulan Agustus menggunakan anggaran dari pusat dibantu anggaran dari provinsi. 

“Sementara di musim tanam II, murni menggunakan anggaran dari provinsi, yang ditanam mulai Oktober dan diharapkan bisa panen di bulan Januari, menggunakan lahan seluas 18 hektare,” ujar Bahrul Jamal, Senin (28/3/2022).

Bahrul menyebutkan, dari 2 musim tanam tersebut, benih padi yang bisa diproduksi di tahun 2020 mencapai 132.450 kilogram (kg). Dimana 12.000 kg merupakan benih yang menggunakan anggaran dari pusat, sementara 120.450 kg menggunakan anggaran dari provinsi.

Sementara di musim tanam tahun 2021, bisa menghasilkan benih padi sebanyak 135.750 kg, atau naik 3.300 kg jika dibandingkan tahun 2020.

"Untuk di tahun 2022 ini, kami menargetkan tetap bisa menghasilkan 135.750 kg," sebutnya.

Ditambahkannya, benih padi yang ditanam mayoritas menggunakan varietas Inpari 32, karena sangat diminati petani di Sumut, sehingga ditanam di areal yang lebih luas, sementara varietas Ciherang mau pun varietas lokal lainnya seperti Situbagendit tidak terlalu diminati.

“Untuk diketahui, benih padi yang kita hasilkan sudah kita sebarkan ke seluruh kabupaten/kota di Sumut, terutama 16 daerah penghasil utama padi, termasuk juga kita sebar ke Aceh. Selain karena tetangga kita butuh, juga untuk menambah capaian target PAD yang ditetapkan,” pungkasnya. *(ika)