Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

59.594.254 Kilogram Kopi Dikirim Melalui Pelabuhan Belawan di Tahun 2021

Area kebun kopi milik petani di Kabupaten Aceh Tengah. Di tahun 2021, ekspor kopi melalui Pelabuhan Belawan tercatat sebanyak 59.594.254 kilogram.suaratani.com-ist 

SuaraTani.com – Medan| Volume ekspor kopi melalui Pelabuhan Laut Belawan di tahun 2021 tercatat sebanyak 59.564.254 kilogram (kg) senilai US$264.993.600. 

Data ini berdasarkan Surat Keterangan Asal (SKA) yang dikeluarkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatra Utara (Sumut).

Dari total volume ekspor tersebut, sebanyak 54.796.143 kg merupakan jenis arabika dengan nilai US$230.500.953. 

“Sementara untuk robusta, hanya sebanyak 2.788.200 kg dengan nilai US$4.009.875,” ujar Ketua Asosiasi Ekspor Kopi Indonesia (AEKI) Sumut, Saidul Alam ketika dihubungi, Sabtu (19/3/2022).

Saidul menyebutkan, sepanjang tahun 2021, volume ekspor terbanyak  terjadi di bulan April yang mencapai 5.975.780 kg senilai US$27.213.036, kemudian di  bulan Maret yang tercatat sebanyak 5.888.548 kg senilai US$23.579.599. 

“Tetapi kenaikan harga komoditi menjelang akhir tahun terutama di bulan Desember mendorong nilai ekspor tercatat sebesar US$30.090 sedangkan volumenya sebanyak 5.639.016 kg,” sebutnya. 

Jika dibandingkan dengan kinerja ekspor di tahun 2020, maka capaian di tahun 2021 itu menurut Saidul mengalami kenaikan dari sisi volume, tetapi justru mengalami penurunan jika dilihat dari sisi nilai. 

“Karena untuk 59.232.645 kg kopi yang diekspor, itu nilainya mencapai US$285.597.510,” katanya. 

Diketahui memang di tahun 2021, eksportir mengalami cukup banyak kendala dalam pengiriman, terutama ketersediaan kontainer. Kondisi ini masih terus berlangsung hingga saat ini. *(ika)