Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

BI Sumut Catat Net Inflow di Januari Sebesar Rp4,79 Triliun

Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut, Doddy Zulverdi.suaratani.com-ist

SuaraTani.com – Medan| Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat, aliran uang kartal dari perbankan melalui BI di Sumut pada bulan Januari 2021 mencatatkan net inflow sebesar Rp4,79 triliun. 

Ini menurut Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumt, Doddy Zulverdi dikarenakan inflow sebesar Rp5,86 triliun, sementara  outflow sebesar Rp1,07 triliun.

“Perkembangan tersebut sejalan dengan pola tahunannya dan mengindikasikan kembali normalnya aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat pasca periode Nataru,” ujar Doddy di Medan, Kamis (10/3/2022).

Sementara untuk ketersediaan fasilitas pembayaran nontunai melalui agen Layanan Keuangan Digital (LKD) di Sumut  terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah agen LKD. 

Doddy menyebuitkan, jumulah agen LKD di bulan Desember tercatat menjadi 42,6 ribu agen.

“Penambahan agen LKD ini juga diikuti dengan meningkatnya transaksi melalui agen LKD juga bila dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 9,3% (yoy), dari Rp44,0 miliar di Desember 2020 menjadi Rp56,1 miliar pada Desember 2021,” sebut Doddy.

Ditambahkannya, penggunaan instrumen pembayaran non tunai seperti Kartu ATM/Debit, Kartu Kredit dan Uang Elektronik di Sumut pada bulan Desember 2021 mengalami pertumbuhan yang positif seiring dengan aktivitas konsumsi masyarakat yang mulai meningkat pada periode Nataru. 

Penggunaan Kartu ATM/Debit tumbuh melambat 5,7% (yoy) dari sisi nominal namun dari sisi volume sedikit mengalami penurunan sebesar -0,2% (yoy). Sementara itu, pertumbuhan nominal dan volume transaksi Kartu Kredit terakselerasi, menunjukkan adanya peningkatan akseptasi masyarakat terhadap instrumen pembayaran tersebut. 

Sementara itu, pertumbuhan nominal transaksi UE melambat, meskipun mengalami percepatan pertumbuhan secara volume transaksi. 

Perluasan jumlah merchant QRIS yang terus didorong sepanjang tahun 2021 juga berdampak pada peningkatan volume transaksi UE di Sumut,” pungkasnya. *(ika)