Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Hasil Panen Turun, Harga Cabai Merah Petani Sumut Rp45.000 Per Kilogram

Petani mmemetik cabai merah dari ladangnya yang berada di Kecamatan Beringin Kabupaten Deliserdang.Curah hujan yang tinggi mengakibatkan pannen turun sehingga mendongkrak harga di tingkat petani naik.suaratani.com-ika 

SuaraTani.com – Medan| Curah hujan yang tinggi dalam kurun waktu dua  minggu terakhir mendorong peningkatan harga cabai merah di tingkat petani di Sumatera Utara (Sumut).

Ketua Kelompok Tani Juli Tani, Yareli, mengatakan, saat ini, harga cabai merah dijual di kisaran Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram (kg). Padahal biasanya harga cabai merah di tingkat petani hanya dikisaran Rp15.000 hingga Rp18.000 per kg.

“Ini harganya bagus dan sudah dua minggu ini kita jual di kisaran harga segitu,” ujar Yareli saat dihubungi, Selasa (8/3/2022).

Yareli menyebutkan, tingginya harga cabai di tingkat petani sayangnya tidak diikuti dengan tingginya produksi. Saat ini dalam sehari, mereka hanya bisa panen 3 ton. 

“Yah karena itu tadi, karena curah hujan yang tinggi,” sebutnya. 

Tingginya harga cabai merah di tingkat petani berpengaruh ke harga jual cabai merah di tingkat pedagang. Meski sudah mengalami penurunan, tetapi harga cabai merah ini masih cukup mahal. 

Salah seorang pedagang Pasar Petisah, Medan, Cut, mengatakan, saat ini harga cabai merah mereka jual Rp60 ribu per kilogram, turun dari harga sebelumnya yang sempat mencapai Rp65 ribu per kilogram. 

“Harga turun karena ada pasokan cabai merah dari pulau Jawa,” kata Cut. 

Sementara di Pasar MMTC Deliserdang, cabai merah dijual di kisaran harga Rp42.000 sampai Rp45.000 per kg.

"Kalau saat ini harga cabai Rp 45.000 per kilogramnya, sebelumnya sempat Rp60.000. Belum tahu kalau terjadi lagi perubahan harga ya," katanya.

Harga cabai merah yang berfluktuasi menjadi salah satu pekerjaan rumah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara dalam mengendalikan inflasi. *(ika)