Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Rupiah dan IHSG Bergerak Anomali saat Rusia Kuasai Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa

Grafik pergerakan IHSG. Di perdagangan akhir pekan, IHSG dan Rupiah bergerak anomali seiring keberhasilan Rusia menguasai pusat nuklir di Ukraina.suaratani.com-ist 

SuaraTani.com – Medan| Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)di akhir pekan menguat, bahkan penguatan IHSG di perdagangan akhir pekan ini cukup signifikan. IHSG naik 0.87% di level 6.928,32. 

Penguatan IHSG sendiri bertolak belakang dengan mayoritas kinerja bursa di Asia yang ditutup dalamn zona merah. Dan pelemahannya sendiri juga terbilang cukup besar.

Selain itu, bursa di Eropa juga dibuka melemah sangat tajam pada akhir pekan ini. Selain itu, sejumlah indeks acuan pre-market (sebelum pasar di buka) juga menunjukan kinerja yang tak kalah buruk. Seperti Dow Futures yang menggambarkan bagaimana mana nantinya bursa dow jones dibuka, sejauh ini juga mencatat penurunan yang cukup besar.

Analis Keuangan Sumatera Utara (Sumut), Gunawan Benjamin menilai, apa yang terjadi di Ukraina, dimana kabar tebaru Rusia menguasai pembangkit nuklir terbesar Eropa di Ukraina, sejatinya memang tidak memberikan dampak langsung ke pasar keuangan domestik. Kalau bursa di Eropa pastinya akan merasakan dampak negatif secara langsung dengan perang Rusia-Ukraina tersebut.

Selain wilayah yang berdekatan, Rusia maupun Ukraina juga menjadi mitra strategis negara lainnya dalam hal ekonomi maupun energi. Juga termasuk dengan sejumlah negara besar di Asia. 

“Tetapi Indonesia tidak memiliki hubungan ekonomi yang kuat dengan kedua negara (Rusia-Ukraina) tersebut. Jadi wajar jika IHSG justru bergerak anomali dibandingkan dengan bursa lainnya,” kata Gunawan di Medan, Jumat (4/3/2022).

KInerja mata uang Rupiah juga demikian, bergerak sideways dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini. Rupiah ditransaksikan di level Rp14.372 per US Dolar, sedikit lebih baik dari perdagangan sehari sebelumnya. Rupiah juga menunjukan pergerakan yang seakan tidak begitu terpengaruh dengan perkembangan konflik Rusia – Ukraina sejauh ini.

“Sementara harga emas, terpantau cukup stabil dikisaran US$1.942 per ons troy nya. Kinerja harga emas masih terpantau bergerak dalam rentang yang terbatas. Tidak melebar terlalu jauh, meskipun masih bertahan mahal,” pungkasnya. *(ika)