Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Jamin Ketersediaan, Kementan-Pelaku Usaha Suplai Kedelai untuk Perajin Tahu Tempe

Kementan bekerjasama dengan pelaku usaha menyuplai kedelai untuk perajin tahu tempe guna menjamin ketersediaan pangan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2022. suaratani.com - ist

SuaraTani.com – Jakarta| Kementerian Pertanian (Kementan) bekerjasama dengan pelaku usaha yakni Asosiasi Kedelai Indonesia (AKINDO) dan PT Fisindo Kusuma Sejahtera (FKS) Multi Agro menyuplai kedelai untuk perajin tahu tempe guna menjamin ketersediaan pangan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2022. 

Kegiatan pendistribusian kedelai ini dilakukan pada 11 lokasi dalam waktu yang bersamaan dengan jumlah kedelai sebanyak 135 ton yaitu DKI Jakarta, Depok, Bekasi, Bogor, Tangerang, Garut, Pamanukan, Subang, Ciamis, Tasikmalaya dan Banjar.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), mengatakan Kementan bekerjasama dengan AKINDO dan PT Fisindo Kusuma Sejahtera Multi Agro ini untuk memperlancar pendistribusian stok kedelai ke perajin tahu tempe dengan harga lebih rendah dari harga pasar. 

Kerjasama ini juga untuk mendekatkan stok dengan konsumen, sehingga diharapkan perajin mampu mendapatkan kedelai dengan mudah dan harga tahu tempe selama bulan Ramadan stabil.

"Saya harus menyampaikan terima kasih kepada perusahaan atau importir kedelai FKS dan Akindo yang  mau bersama Kementan untuk memfasilitasi kedelai langsung kepada perajin. Kegiatan ini tentunya untuk memperlancar pendistribusian karena kita dekatkan kedelai dari petani dan perajin," ucap Mentan dalam acara penyaluran kedelai bagi perajin tahu tempe guna mendukung ketersediaan pangan di Hari Besar Keagamaan Nasional 2022 di Toko Tani Center (TTI), Jakarta, Jumat (8/4/22).

SYL menegaskan, upaya memfasilitasi ketersediaan bahan baku kedelai dengan konsumen ini diharapkan dapat menurunkan beban biaya produksi pangan. Sasaranya adalah perajin tahu tempe, dimana bantuan berupa voucher atau keringanan harga dengan jumlah terbatas dan tidak terkait dengan program kedelai yang lain.

"Kalau barangnya banyak tentu saja kita berharap penyesuaian supply and demand dapat berjalan. Ada daerah surplus dan daerah defisit sehingga kami coba intervensi distribusinya sehingga stok terjaga di semua daerah. Daerah yang surplus kami intervensi untuk menyuplai daerah yang defisit sehingga saya minta antar penanggung jawab di masing-masing daerah untuk bersinergi," tegasnya. 

Mentan juga pastikan 12 pangan pokok aman. Namun menghadapi bulan Ramadan memang terjadi dinamika harga untuk itu sinergi lintas Kementerian terus diperkuat guna memastikan ketersediaan dan harga tidak bersoal.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan (Dirjen TP), Suwandi mengatakan kerjasama Kementan dengan Akindo dan FKS dalam penyediaan kedelai bagi perajin tahu tempe merupakan langkah kongkret Kementan dalam mendekatkan kedelai dengan pengguna. 

Harga kedelai dalam negeri saat ini cukup tinggi dan sangat menjanjikan untuk usaha tani kedelai, sehingga Kementan juga berupaya meningkatan produksi kedelai dalam negeri agar kebutuhan dalam negeri diharapkan mampu terpenuhi dari produksi sendiri. 

"Stok kedelai yang ada akan kita bawa ke gudang TTI atau distributor dan konsumen yakni perajin tahu/tempe dan lainnya akan membeli kedelai dari gudang tersebut," ujarnya.

Dikatakannya, pengembangan kedelai harus karena menjadi sumber protein nabati yang dibutuhkan  masyarakat, akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani juga. 

“Bangkit kedelai lokal bangkit bangsaku,” sambung Suwandi.

Perajin tempe di Mampang, Jaksel, Syaiful Anam mengatakan intervensi yang dilakukan pemerintah dalam menjaga ketersediaan kedelai sehingga mudah untuk dijangkau perajin tahu/tempe berjalan baik. 

Menurutnya saat ini kedelai sudah mudah ditemukan dipasaran namun memang harga masih cukup tinggi.

"Kita berterima kasih kepada pemerintah karena stok kedelai sudah banyak di pasar. Kita berharap harga mampu diturunkan juga sehingga penjualan kita bisa pulih lagi," ungkap Syaiful.

Dalam acara tersebut, Mentan memberikan santunan kepada anak yatim piatu sekaligus membagikan voucher atau keringanan harga kepada perajin tahu tempe. * (putri)