Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Temuan Balai Kemenperin Ini Bisa Dimanfaatkan Industri Alat Pertahanan

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawzier di Jakarta, Jumat (4/11/2022).suaratani.com-ist

SuaraTani.com – Jakarta| Industri alat pertahanan di dalam negeri diharapkan bisa memanfaatkan teknologi modern atau temuan baru yang diciptakan oleh balai-balai Kementerian Perindustrian. Upaya “penjodohan” ini diyakini dapat memacu daya saing industri alat pertahanan nasional sehingga produknya diterima di pasar global.

“Oleh karena itu, kami turut memfasilitasi sejumlah hasil optimalisasi pemanfaatan teknologi industri yang dirancang oleh balai-balai milik Kemenperin, tampil pada ajang Indo Defence 2022 di JIExpo, Kemayoran,” kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawzier di Jakarta, Jumat (4/11/2022).

Dirjen ILMATE mengemukakan, balai-balai Kemenperin telah mampu menciptakan teknologi yang dapat mendukung pembaruan produk di industri alat pertahanan nasional. 

“Dengan adanya temuan teknologi produk ini, kami optimistis kinerja industri pertahanan akan semakin kokoh sehingga bisa berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan mendukung kebijakan substitusi impor,” tuturnya.

Seluruh balai besar atau unit pelayanan teknis (UPT) di bawah Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin hadir memberikan layanan dalam hal standardisasi industri, optimalisasi pemanfaatan teknologi industri, dan pelayanan jasa industri. 

Semuanya berkomitmen tinggi terhadap kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan, termasuk pelaku industri. Hasil temuan dari para balai tersebut tidak hanya sekadar riset, tetapi siap untuk dikomersilkan.

Pada ajang Indo Defence 2022, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BBSPJI) Agro akan membawa teknologi proses pengujian makanan untuk keperluan militer. 

“Selama ini kami memberikan jasa layanan teknis kepada masyarakat dan industri agro seperti industri makanan dan minuman, serta industri pupuk,” ujar Kepala BBSPJI Agro, Siti Rohmah Siregar. *(jasmin)