Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumut, Nawal Lubis dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumut menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut dari Irjen Pol R. Z. Panca Putra Simanjuntak kepada Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jala Sudirman Medan, Jumat (21/7/2023) malam.suaratani.com-istSuaraTani.com – Medan| Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, menggelar acara Pisah Sambut Kapolda Sumut dari Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak kepada Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, di Aula Tengku Rizal Nurdin (TRN) Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jend Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (21/7/2023) malam.
Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Kajati Sumut Idianto, Wakapolda Brigjen Pol Jawari, Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Eydu Octain Panjaitan, serta para bupati/walikota.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan rasa senang dan terharu atas rangkaian perpisahan dengan Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak yang kini bertugas di Mabes Polri sekaligus menyambut kedatangan Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi sebagai Kapolda Sumut yang baru ditetapkan pada 24 Juni 2023 yang lalu.
“Mari kita tunjukkan keakraban Sumatera Utara ini. Memang kesannya agak galak, tetapi semuanya baik. Pak Panca tahu betul karena beliau ini putra daerah. Jadi selamat datang, mari perkuat silaturahmi, pintu rumah saya terbuka,” ujar Gubernur Edy.
Menerima acara perpisahan dari Gubernur, mantan Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengaku tidak menyangka akan ada acara seperti malam keakraban saat itu. Mengingat masa dirinya menjabat 2 tahun lalu, kondisi pandemi Covid-19 membuat kegiatan silaturahmi secara langsung tidak dapat dilakukan.
“Saya merasa bangga dan beruntung, karena menjadi putra daerah yang pernah bertugas di Sumut. Nggak terbayangkan saya bisa masuk kemari, tetapi itu sebuah anugerah dan saya bisa melayani masyarakat dengan sebaiknya, maksimal dan sepenuh hati,” katanya.
Atas pelayanan yang ia berikan selama ini, jika ada yang masih banyak belum maksimal, Panca memohon maaf. Namun hal itu semua ia lakukan untuk kebaikan bersama, selama 2 tahun 4 bulan, dalam suka duka.
“2 tahun 4 bulan itu bukan sedikit. Namun kata kunci yang menjadikan Sumut ini bermartabat adalah, bahwa tidak ada yang paling hebat, kecuali kebersamaan. Itu bisa terjadi bila ada rasa saling percaya antara kita,” ujar Panca.
Sedangkan Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi selaku Kapolda Sumut yang baru mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya bersama-sama dengan yang lain, membangun Sumut, menjaga Kamtibmas, mengayomi, melindungi dan memastikan bagaimana ruang publik aman dari segala bentuk gangguan sekecil apapun.
Dengan demikian, pihak keamanan berkontribusi bagi kemajuan dan kelancaran yang diperlukan masyarakat, agar meningkat kualitas hidupnya.
“Kami ingin bersilaturahmi dan memastikan bahwa bersama keluarga akan mendatangi tempat-tempat yang ada. Ini tempat yang luar biasa luas, dan kita diamanahkan untuk memajukan Sumut, tentunya sesuai dengan tugas dan fungsi. Kami menjadi bagian agar kehidupan masyarakat meningkat dan kami berharap bisa diterima di sini, serta berkolaborasi kepada semua pihak,” kata mantan Kapolda Riau ini.
Sebagai penutup, Kapolda Agung Setya Imam Effendi meminta dukungan dari semua pihak dalam menjalankan tugas. Sebab menurutnya tidak mudah, karena luasnya wilayah dan banyaknya personel yang tersebar di 33 kabupaten/kota.
“Semoga kualitas hidup kita semakin baik, dan tingkat kebahagiaan semakin meningkat,” pungkasnya. *(wulandari)

