Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Sediakan Paket Sembako Senilai Rp40 Ribu, Pasar Murah Petrokimia Gresik Diserbu Warga

Menteri BUMN, Erick Thohir, Dirut PI, Rachmat Pribadi, Dirut PG, Dwi Satriyo Annurogo, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi beserta pejabat terkait saat membuka Pasar Murah BUMN di Surabaya, Minggu (13/8/2023).suaratani.com-ist

 SuaraTani.com – Gresik| Petrokimia Gresik mendukung kegiatan Pasar Murah BUMN yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN di Kota Surabaya di Lapangan Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, yang digelar Minggu (13/8/2023). 

Menteri BUMN Republik Indonesia, Erick Thohir pada saat press conference menyampaikan bahwa kemarau musim ini diperkirakan berlangsung panjang, efek dari El Nino.  

Karena itu ada kemungkinan sentra penghasil pangan menurun produktivitasnya. Untuk itu Presiden RI memastikan beberapa hal, diantaranya stok beras cukup. BUMN pun diminta untuk melakukan Pasar Murah, termasuk di Surabaya ini.

"Kita sudah melakukan (Pasar Murah, Red) di banyak tempat, kemarin di Malang, sekarang di Surabaya, nanti di sebanyak-banyaknya kota. BUMN akan menjaga kepastian pangan dan harga," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo, yang turut mendampingi Menteri Erick Thohir menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung program Pasar  Murah BUMN, sebagai komitmen perusahaan untuk berkontribusi bagi masyarakat.

"Kami rutin berbagi sembako maupun menggelar pasar murah. Sebelumnya Petrokimia Gresik juga mengadakan Pasar Murah dan Bazar UMKM bersama Staf Khusus (Stafsus) III Menteri BUMN, Arya Sinulingga saat berkunjung ke Gresik beberapa waktu lalu," ujar Dwi Satriyo.

Dalam Pasar Murah Kota Surabaya ini, Petrokimia Gresik juga berkolaborasi dengan PT Pupuk Indoensia dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). 

Ada sebanyak 3.000 paket sembako senilai Rp96.500,- per paket yang dijual kepada masyarakat dengan harga terjangkau. 

Setiap paket yang dijual seharga  Rp40.000 berisi bahan pokok seperti beras 5 kilogram (kg), gula 1 kg, dan minyak goreng 1 liter.

"Pasar murah ini juga menjadi realisasi dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Karena kami menyadari kemajuan perusahaan tidak lepas dari dukungan masyarakat sekitar," tandasnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Pasar Murah, Anik, yang berasal dari Kecamatan Krembangan, Surabaya mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu perekonomian keluarganya.

Kebutuhan yang biasa dikeluarkan untuk sembako bisa  dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya.

"Saya berharap acara ini berkelanjutan, sering diadakan sehingga membantu perekonomian keluarga di Surabaya," tandasnya. *(wulandari)