Grafik pergerakan IHSG. Selama 3 hari perdagangan di pekan ini, kinerja IHSG menunjukkan penguatan.suaratani.com-istAnalis Keuangan Sumatera Utara (Sumut), Gunawan Benjamin, mengatakan, sentimen positif masih terus mewarnai kinerja pasar saham seiring dengan rilis data ekonomi yang masih mendukung penguatan kinerja pasar keuangan di tanah air, khususnya sentimen eksternal yang cukup kondusif.
Dan tidak hanya IHSG, kinerja mata uang rupiah juga mengalami penguatan pada perdagangan hari ini.
"Rupiah diperdagangkan dikisaran level 15.235 per dolar Amerika Serikat pada sesi perdagangan sore setelah selama 2 hari perdagangan sebelumnya rupiah relatif tidak banyak mengalami perubahan kinerja," kata Gunawan di Medan, Rabu (30/8/2023).
Penguatan mata uang rupiah sendiri diisebutkan Gunawan dipicu oleh data kepercayaan konsumen AS yang mengalami penurunan lebih rendah dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya.
Kalau sebelumnya indeks kepercayaan konsumen di AS diproyeksikan turun ke level 116. Namun rilis resmi justru menunjukan penurunan yang cukup signifikan di level 106.1 pada bulan Agustus.
Dan pelaku pasar melihat bahwa pelemahan kinerja ekonomi AS tersebut menyisakan harapan bahwa bisa saja Bank Sentral AS akan berhenti menaikkan bunga acuannya.
"Dan hal ini yang memicu terjadinya penurunan yield obigsi di AS. Dan saat ini pelaku pasar tengah menanti rilis data inflasi inti di AS, yang akan menjadi petunjuk selanjutnya bagi ekspektasi perubahan suku bunga acuan The FED," sebut Gunawan.
Sementara itu, seiring dengan pelemahan mata uang dolar Amerika, harga emas dunia kembali berbalik menguat dan diperdagangkan dikisaran $$1.937 per ons troy nya.
Harga emas membaik seiring dengan melemahnya ekspektasi kenaikan bunga acuan dolar Amerika, seiring dengan memburuknya data ekonomi AS belakangan ini.
Jika dirupiahkan, harga emas saat ini ditransaksikan dikisaran level 952 ribu per gramnya. *(ika)

