Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pekan Ini, IHSG Sulit Bergerak Positif Sementara Harga Emas Stabil

Grafik pergerakan emiten di papan IHSG. Pekan ini IHSG sulit bergerak ke arah positif.suaratani.com-ist

SuaraTani.com - Medan| Sepanjang pekan ini ada banyak agenda ekonomi penting yang akan dipublikasikan.

Namun dari banyak agenda tersebut, tidak akan banyak merubah sistuasi khususnya bagi kinerja pasar keuangan di tanah air.

Hanya satu data yang paling berpengaruh nantinya, yakni rilis data inflasi China yang diperkirakan akan mengalami kenaikan dari posisi -0.3% yoy pada bulan Juli, diproyeksikan naik di atas 0% secara yoy pada bulan Agustus ini.

Sehingga kinerja pasar keuangan selama ini menurut Analis Keuangan Sumatera Utara (Sumut), Gunawan Benjamin,  diperkirakan tidak akan banyak berubah.

Tren kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada sepekan sebelumnya kemungkinan besar akan terhenti di pekan ini.

IHSG yang pada akhir pekan kemarin bertengger di level 6.977,65, diproyeksikan akan sulit untuk menembus level 7.000.

"IHSG akan berkonsolidasi di kisaran 6.930 hingga 7.000 untuk sementara waktu," kata Gunawan di Medan, Senin (4/9/2023).

Sementara itu lanjut Gunawan, kinerja mata uang rupiah diproyeksikan masih akan bergerak dalam rentang 15.200 hingga 15.300 selama sepekan kedepan.

Sejauh ini, banyak sentimen yang sebenarnya bisa menggerakan pasar. Akan tetapi pelaku pasar tidak akan melihat sentimen dari agenda ekonomi tersebut sebagai acuan pembuatan kebijakan investasi selama sepekan nanti.

Hal ini lebih dikarenakan data-data tersebut belum bisa menjadi gambaran bagaimana nantinya suku bunga acuan terbentuk. Atau menjadi gambaran yang lebih memperihatkan bagaimana kinerja pertumbuhan ekonomi global nantinya.

"Hanya data inflasi di China yang nantinya akan menjadi tolak ukur bagaimana kinerja ekonomi global kedepan, mengingat China menjadi salah satu motor penggerak ekonomi global" sebut pria berkaca mata ini.

Di sisi lain, harga emas diproyeksikan akan bergerak stabil dalam rentang US$1.930 hingga US$1.970 per ons troy.

Harga emas belum akan banyak berubah selama sepekan nanti. Inflasi china tidak akan merubah ekspektasi bagaimana suku bunga acuan di AS nantinya akan terbentuk.

Sehingga harga emas diproyeksikan masih cukup stabil dan diperkirakan tidak ada guncangan harga dalam sepekan nanti. *(ika)