Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Peternak Sapi Ramai-ramai Buang Susu, Bambang Purwanto: Ini Perhatian Kita Semua

Aksi para peternak di Boyolali yang membuang produksi susu sapinya. foto: ist

SuaraTani.com - Jakarta| Anggota Komisi IV DPR RI Bambang Purwanto prihatin dengan para peternak sapi perah di Jawa Tengah hingga Jawa Timur yang ramai-ramai membuang susu produksinya. 

Hal itu sebagai dampak adanya pembatasan kuota di industri pengolahan susu (IPS) sehingga produksi susu sapi petani tak terserap.

Diketahui, peternak sapi perah dan pengepul susu di Boyolali, Jawa Tengah menggelar aksi mandi susu dari susu yang tak terserap industri di Tugu Susu Tumpah, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (9/11/2024).

Selain itu, para peternak sapi perah dan pengepul susu di Jawa Timur juga memprotes hal serupa. Peternak sapi di Pasuruan, Jawa Timur, juga membuang susu hasil panen lantaran ada pembatasan jumlah pengiriman susu ke industri pengolahan.

Bambang berharap, kejadian tersebut menjadi perhatian semua pihak. Apalagi Presiden RI Prabowo Subianto sudah mengingatkan soal pentingnya bersatu padu untuk menyelesaikan persoalan bangsa di berbagai bidang.

“Semoga kejadian ini menjadi perhatian kita semua. Benar kata Presiden kita harus bersatu padu menyelesaikan persoalan bangsa ini agar meraih cita-cita kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tegas Bambang, kepada media, di Jakarta, Senin (11/11/2024).

Menurutnya, langkah para peternak sapi perah di Jawa Tengah hingga Jawa Timur yang ramai-ramai membuang susu produksinya merupakan bukti kerja-kerja dari hulu ke hilir tidak sinkron.

“Kalau emang ada maintenance pabrik atau perubahan standar kualitas susu yang masuk pabrik, tentunya para peternak diberikan pembinaan secara benar sehingga terhindar dari persoalan ini,” jelas Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

Bambang tak menampik, langkah pemerintah melakukan impor susu juga menjadi penyebab pabrik membatasi kuota susu peternak lokal. Jika hal tersebut benar maka perlunya semua elemen untuk meningkatkan rasa nasionalisme .

Maka dari itu, Bambang mendukung langkah Presiden Prabowo memecah beberapa kementerian agar lebih fokus dan spesifik untuk menyelesaikan berbagai masalah, termasuk yang sedang dialami para peternak sapi saat ini.

"Ini lebih jelas sehingga akan lebih fokus terhadap tupoksinya. Makin sempit agar bisa kontrol proses dari hulu hingga hilir seperti kejadian pada peternak sapi yang semestinya tidak boleh terjadi. Karena akan terkontrol dengan cermat antara produksi susu dengan pabrik pengolahan susu,” beber dia.

Bambang pun mengingatkan kembali pidato Prabowo seusai dilantik menjadi Presiden RI di hadapan MPR RI yang membuka harapan baru bagi masa depan Bangsa Indonesia. 

Pidato Prabowo, tegas Bambang, secara tegas mengajak seluruh komponen bangsa bersatu padu menyelesaikan persoalan Bangsa agar meraih cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Sebuah pernyataan sikap luar biasa tentu perlu kita hargai bersama dengan membantu sesuai peran masing-masing,” pungkasnya. * (putri)