Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Sofyan Tan Sebut Keberlanjutan Pendidikan Perguruan Tinggi di Toba Masih Rendah

Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan. foto: ist

SuaraTani.com - Toba| Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan, memaparkan bahwa Angka Partisipasi Kasar (APK) tingkat SD dan SMA di Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah menembus angka 100 persen.

Sementara APK perguruan tinggi masih berada di kisaran 19,9 persen. Kondisi ini dinilai menunjukkan adanya disparitas tajam dalam keberlanjutan pendidikan.

“Kalau kita melihat Kabupaten Toba yang sudah berusia 26 tahun. APK SD-nya sudah di atas 100 persen, APK SMP 89 persen, APK SMA sudah juga mencapai 100 persen lebih. Ini menunjukkan bahwa permasalahan pendidikan di Kabupaten Toba dari segi pendidikan dasar dan menengah sudah cukup baik,” ujarnya.

Sofyan Tan mengatakan itu dalam pertemuan Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI di Toba, Rabu (22/04/2026).

Ia menilai capaian di pendidikan dasar dan menengah patut diapresiasi, namun belum cukup jika tidak diiringi dengan peningkatan akses ke perguruan tinggi. 

Padahal, Kabupaten Toba memiliki potensi sumber daya manusia yang kuat dengan budaya yang menjunjung tinggi pendidikan.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini mengidentifikasi faktor ekonomi dan keterbatasan akses sebagai kendala utama yang menghambat lulusan SMA melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. 

Karena itu, ia mendorong pemerintah untuk memperkuat intervensi kebijakan yang lebih konkret.

“Tentu dalam hal ini adalah bahwa dorongan agar anak-anak kita bisa melanjut ke perguruan tinggi menjadi hal yang sangat utama,” tegas Legislator Dapil Sumut I ini.

Sofyan Tan juga menilai optimalisasi program bantuan pendidikan seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi. 

Skema bantuan tersebut dinilai strategis dalam membuka akses bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Sejalan dengan itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, memastikan bahwa temuan ini akan segera ditindaklanjuti di tingkat pusat. DPR akan mendorong kementerian terkait untuk menambah alokasi bantuan pendidikan, khususnya bagi daerah seperti Toba.

“Yang konkret Insyaallah nanti akan PIP diberikan lebih (banyak) dan juga perhatian untuk angka partisipasi kuliah anak-anak di Toba melalui KIP mudah-mudahan bisa lebih ditingkatkan oleh Kementerian Diktisaintek,” pungkasnya. * (junita sianturi)