Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Legislator Dorong Pemerintah Perkuat Polbangtan Medan Cetak Penerus Pertanian

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI ke Polbangtan Medan, Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026). foto: ist

SuaraTani.com - Medan| Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mendorong pemerintah memperkuat dukungan terhadap pengembangan pendidikan pertanian di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan). 

Menurutnya, dukungan pemerintah penting untuk mencetak generasi muda yang mampu menjadi penerus sekaligus penggerak sektor pertanian di daerah.

"Masih banyak hal-hal yang harus di-support oleh pemerintah pusat yaitu terkait dengan anggaran yang sesungguhnya ini tidak seberapa namun manfaatnya besar ke depan," ujar Firman dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI ke Polbangtan Medan, Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026). 

Selain berdialog dengan mahasiwa, Tim Kunjungan Kerja juga meninjau ruang kelas, asrama, serta mengelilingi lahan praktik meliputi lokasi lahan TEFA, praktik tanaman kopi, dan Lab TEFA Kopi/ Gedung SBSN.

Ia menilai Polbangtan memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi penerus petani. Pendidikan dan pembekalan ilmu pertanian menjadi dasar penting dalam membangun regenerasi petani milenial. 

"Karena itulah Polbangtan ini merupakan kawah candradimuka untuk generasi-generasi penuh petani kita," katanya.

Legislator Dapil Jawa Tengah III tersebut juga mengapresiasi semangat para mahasiswa yang mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan, memperoleh ilmu pertanian, serta berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

"Anak-anak muda yang tadi menyampaikan pandangan pokok pikirannya semua menyampaikan bahwa mereka berterima kasih karena mendapat sekolah gratis, dapat ilmu, dapat berdialog antar anak bangsa dari seluruh Indonesia ini. Dan, kemudian bisa saling mengisi, mereka juga banyak belajar tentang pertanian," tuturnya.

Menurut Politisi Fraksi Golkar tersebut pengembangan pertanian milenial tidak dapat dilakukan secara instan. 

Ia menekankan pentingnya pendidikan dasar pertanian sebagai fondasi dalam menciptakan generasi petani yang memiliki kompetensi.

Firman mendorong pemerintah terus memberikan dukungan kepada mahasiswa dan Polbangtan agar kebutuhan sarana dan prasarana dapat segera dipenuhi. 

Menurutnya, ketersediaan peralatan pertanian modern menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pertanian.

Ia menyoroti keterbatasan alat pertanian yang dimiliki Polbangtan, termasuk belum tersedianya traktor. 

"Polbangtan traktor saja tidak punya. Ini harus kita perhatikan karena untuk supporting system. Karena mereka itu akan melatih dirinya dengan menggunakan alat-alat pertanian modern sehingga bisa beradaptasi," jelasnya.

Firman berharap dukungan tersebut dapat mempercepat regenerasi petani dan memastikan keberlanjutan sektor pertanian di Indonesia. 

"Harapan kita adalah ke depan itu regenerasi anak-anak yang sudah menjadi petani itu segera terpenuhi. Tidak hanya slogan saja," pungkasnya. * (erna)