SuaraTani.com - Jakarta| Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menerima Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, Rabu (8/7/2026) di Kantor Kemenag, Jakarta.
Kepada Dubes, Menag menyampaikan rencana penyelenggaraan Konferensi Imam Dunia di Jakarta pada September 2026.
Konferensi Imam Dunia akan menjadi ruang kolaborasi para pemimpin agama dalam memperkuat diplomasi perdamaian dan kepedulian terhadap lingkungan hidup di tingkat global.
"Kami berharap konferensi ini dapat memperkuat peran rumah ibadah sebagai jembatan perdamaian, mempererat persaudaraan umat, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kemanusiaan dan lingkungan," ujar Menag.
Dikatakannya, masjid memiliki pengalaman nyata dalam menjalankan fungsi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyelenggaraan Posko Mudik pada Ramadan lalu yang dimanfaatkan ribuan pemudik sebagai tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Program tersebut tidak hanya menyediakan ruang istirahat yang aman, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat melalui gerakan sedekah makanan berbuka puasa bagi para pemudik.
"Masjid harus menjadi tempat yang memberdayakan umat. Kehadirannya bukan sekadar sebagai tempat ibadah, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Menag.
Pengalaman tersebut kata Menang, menunjukkan bahwa rumah ibadah dapat berkontribusi dalam mendukung keselamatan masyarakat, memperkuat solidaritas sosial, sekaligus menghadirkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menag juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Arab Saudi dapat memberikan perhatian terhadap berbagai inisiatif kerja sama yang dikembangkan Indonesia, termasuk rencana penyelenggaraan Konferensi Imam Dunia di Masjid Istiqlal.
Menanggapi hal itu, Dubes Arab Saudi Faisal Abdullah Al Amoudi menyatakan Indonesia merupakan mitra penting bagi Arab Saudi. Karena itu, berbagai program kerja sama antara kedua negara akan terus menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti.
"Indonesia merupakan negara yang sangat penting bagi Arab Saudi. Berbagai program kerja sama yang dibangun bersama akan terus kami perhatikan dan tindak lanjuti," ujar Faisal. * (wulandari)


