Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Cegah Penularan PMK, Polres Taput Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Kasat Sabara AKP.R Simarmata memantau pelaksanaan penyemprotan disinfektan di kandang sapi milik Ramos Sihombing, Jumat (15/7/2022).suaratani.com-ist

SuaraTani.com – Taput|Guna mengantisipasi penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten  Tapanuli Utara (Taput), Polres Taput membantu penyemprotan disinfektan ke sejumlah kandang ternak  berupa sapi, kerbau dan lembu yang ada di wilayah Taput.

Kasat Sabhara Polres Taput, AKP R. Simarmata bersama anggota melakukan penyemprotan disinfektan dan monitoring serta deteksi dini di beberapa peternakan sapi,  salah satu nya milik Ramos Sihombing di komplek PT.CIFA Indonesia Hutanamora yang terletak di  Desa Lobuhole Kecamatan Siatas Barita Taput. 

Hasil monitoring dan deteksi,ternak sapi milik Ramos Sihombing yang berjumlah 57 ekor dalam keadaan aman dan sehat  serta tidak terkena dampak PMK. 

“Kepada pemilik peternakan, Kita  menyampaikan agar selalu menjaga kebersihan kandang, memandikan ternak dan mengasapi atau membuat perapian disekitar kandang,” ujar AKP R Simarmata.

PMK adalah penyakit yang menyerang hewan ternak berupa sapi, kerbau, lembu dan sejenisnya. 

Penyakit mulut dan kuku adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan menular dari salah satu hewan ke hewan lain . 

Gejala yang paling tampak adalah demam, blister di mulut dan kaki hewan ternak, dan air liur kental,hewan ternak yang bisa terkena wabah PMK antara lain sapi, kerbau, unta, kambing, domba, rusa, dan babi. *(darwin nainggolan)