Ketua TP PKK satika simamora didampingi kadis kesehatan Sudirman manurung, Putri Otonomi Indonesia meninjau pelaksanaan BKB, Kamis (14/7/2022).suaratani.com-darwin nainggolan SuaraTani.com – Taput| Ketua TP PKK Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, bersama Kadis Kesehatan Taput Sudirman Manurung, Camat Siborongborong Herianto P Nababan, Kepala UPT Puskesmas Siborongborong dr. Tiurma Sinaga, Danramil Kapten G Sebayang dan Putri Otonomi Indonesia 2022 Gresita Siahaan, menghadiri Bakti Kesehatan Bermartabat (BKB) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Tapanuli Utara melalui Dinas Kesehatan Tapanuli Utara menggelar Pengobatan Gratis di Kantor UPT Puskesmas Siborongborong, Kamis (14/7/2022).
Kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten/Kota di Sumut untuk melayani kesehatan masyarakat, seperti operasi bibir sumbing, sunatan massal, operasi katarak, dan pengobatan massal yang ditangani langsung dokter spesialis dr. Nafsir Pohan (Spesialis Bedah), dr. Eddi spesialis (Bedah Plastik), dr. Suhelmi (Spesialis Bedah), dr. Putri Muliana (Spesialis Penyakit Dalam), dr. Resida Harahap (Penyakit Dalam), dr. Sujad (Spesialis Anastesi) dan dr. Maswan Simanjuntak .
Ketua TP PKK Taput Satika Simamora mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi BKB yang telah melaksanakan kegiatan ini.
Satika berharap para peserta pengobatan nantinya bisa optimis mengungkapkan masa depan yang indah dan dengan adanya kegiatan masyarakat Tapanuli Utara dapat menjadi lebih produktif untuk bersama-sama membangun Kabupaten Taput.
“Kegiatan pengobatan gratis ini merupakan upaya menjalin tali silaturahmi serta sebagai wujud sumbangsih dan kepedulian kepada masyarakat terutama masyarakat kurang mampu untuk mendukung misi pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Satika.
Kesehatan merupakan aspek terpenting di kehidupan masyarakat, perlu dilakukan upaya kesehatan preventif (pencegahan) promotif (promosi kesehatan) kuratif (pengobatan) dan rehabilitatif (pemulihan).
Pemerintah Kabupaten Taput di bidang kesehatan telah melakukan berbagai upaya pembangunan bidang kesehatan dengan membangun sarana prasarana kesehatan, puskesmas, puskesmas pembantu, poskesdes serta penyediaan alat kesehatan, transportasi yang meliputi puskesmas keliling dan ambulance, dalam mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat .
“Menangani masalah kesehatan, diperlukan kerjasama dan peran aktif dari berbagai unsur organisasi pemerintah dan non pemerintahan, kami berharap juga sama BKB Sumut, agar nantinya mengunjungi daerah daerah terpencil atau pelosok yang ada di Taput, seperti Garoga, sebab disana masih banyak yang harus di benahi, sebab fasilitas belum memadai, dan yang pasti masyarakat disana akan lebih terbantu dari segi waktu, materi, ini ibu ungkapkan agar program ini tepat sasaran,” pungkas Satika sembari mengucapkan rasa syukur dan terimah kasihnya kepada Gubernur Sumatera Utara dan Rombongan BKB Sumut.
dr. Muhamad Natsir Pohan, SpB mewakili tim menjelaskan, sasaran utama kegiatan adalah pelaksanaan sunat gratis, operasi bibir sumbing dan langit-langit, penyakit dalam dan lainnya.
“Kegiatan ini adalah inovasi pelayanan yang digagas oleh Gubernur Sumatera Utara, Bapak Edy Rahmayadi yang untuk membantu mendekatkan akses layanan kepada masyarakat dengan mutu dan kualitas standart layanan yang sama,” kata Natsir.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Taput, Sudirman Manurung, mengatakan, kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat ini guna peningkatan layanan kesehatan semakin baik.
”Hari kita di dukung bakti kesehatan bermatabat dari Pemprov Sumut, semoga layanan ini menjadi berkat bagi kita semua. Sebenarnya kegiatan ini yang kedua di Tapanuli Utara, yang pertama di kecamatan Diatasi Barita dan yang kedua di kecamatan Siborongborong,” ucap Sudirman.
Acara Bakti Kesehatan Bermartabat diikuti pasien bibir sumbing, sunat yang berasal dari Kecamatan Siborong-borong, Sipahutar dan Muara.
Diakhir, TP PKK Taput Satika Simamora bersama Kadis Kesehatan Taput Sudirman Manurung memberikan cinderamata berupa Stola kepada rombongan dari BKB Sumut, dan juga kepada pasien berupa susu, biskuit dan sarung. *(darwin nainggolan)

