Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Doddy Zulverdi.suaratani.com-ist SuaraTani.com – Medan| Pertumbuhan transaksi menggunakan kartu ATM/debit di triwulan III 2022 mengalami peningkatan seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat yang mendorong peningkatan konsumsi.
“Pertumbuhannya mencapai 46,28% untuk nominal dan 27,65% untuk volume. Ini peningkatan yang kita hitung secara year on year yah,” ujar Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Doddy Zulverdi di Medan, Selasa (25/10/2022).
Sementara untuk transaksi dengan menggunakan kartu kredit dan uang elektronik menurut Doddy sedikit lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yaitu sebesar 73,7% (yoy) dan 24,36% (yoy).
“Hal ini mengindikasikan adanya beberapa faktor yang menahan konsumsi seperti tekanan inflasi dan juga penyesuaian harga BBM yang perlu diwaspadai,” sebutnya.
Sementara untuk pengguna QRIS, lanjut Doddy, hingga September 2022 telah terdapat tambahan 770 ribu pengguna baru QRIS. Jumlah ini sudah mencapai 78,60% dari target yang ditetapkan untuk direalisasikan di tahun 2022 yang sebanyak 980 ribu pengguna baru.
Peningkatan juga tercermin pada jumlah merchant QRIS yang mencapai 911 ribu merchant, atau tumbuh 96% (yoy), dengan proporsi terbesar pada segmen mikro yang mencapai 65,87%.
“Jika dilihat berdasarkan kota, maka jumlah merchant QRIS tertinggi ada di Kota Medan dengan total 412 ribu merchant,” tambahnya.
Doddy menambahkan, kedepan, Bank Indonesia menargetkan penggunaan QRIS tidak hanya sekedar untuk transaksi pembayaran saja, tetapi juga untuk transfer, tarik dan setor.
“Sekarang masih dalam proses pilot project. Sehingga nantinya jika direalisasikan diharapkan bisa mendorong volume transaksi,” pungkasnya. *(ika)

