Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Bensin dan Beras Jadi Komoditi Penyumbang Inflasi YoY Sumut di Bulan Juli

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut, Nurul Hasanudin.suaratani.com-ist

SuaraTani.com – Medan| Inflasi tahunan atau year on year (yoy)  gabungan 5 kota indeks harga consumen (IHK)  di Sumatera Utara (Sumut) di bulan Juli 2023 tercatat sebesar 2,54%. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut, Nurul Hasanudin, mengatakan, dari 5 kota IHK itu, inflasi yoy tertinggi terjadi di Pematangsiantar sebesar 3,17% dengan IHK sebesar 116,10.

“Sedangkan yang terendah terjadi di Gunungsitoli sebesar 0,50% dengan IHK sebesar 116,28,” ujar Nurul Hasanudin saat menyampaikan Berita Resmi Resmi Statistik, Selasa (1/8/2023).

Pejabat berkaca mata yang biasa disapa Hasan ini  menyebutkan, inflasi yoy terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks harga kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,72%, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,97%.

Kemudian kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,08%; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,38%; kelompok kesehatan sebesar 3,12%; kelompok transportasi sebesar 11,86%; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 6,22%.

Kenaikan juga terjadi di kelompok pendidikan sebesar 0,55%; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,29%; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,66%. 

“Sementara kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,02%,” kata Hasan.

Sementara jika dilihat berdasarkan komoditi, lanjut Hasan, maka komoditas utama penyumbang inflasi yoy pada Juli 2023, antara lain bensin, beras, rokok kretek filter, angkutan dalam kota, daging ayam ras, bawang putih, dan rokok kretek.

“Sedangkan untuk inflasi bulanan atau month to month (mtm), inflasi Juli yang tercatat sebesar 0,30%, dengan komoditas utama penyumbang inflasi adalah antara lain angkutan udara, cabai merah, kentang, bawang putih, tomat, beras, dan semangka,” tammbahnya. 

Di  bulan Juli, inflasi mtm tertinggi dialami Kota Gunungsitoli sebesar 1,30%, disusul Kota  Padangsidimpuan sebesar 0,46%, Kota Sibolga sebesar 0,35%, dan Kota Medan sebesar 0,28%. Sementara Kota Pematangsiantar mencatatkan inflasi terendah, yakni sebesar 0,10%. *(ika)