Ketua TP PKK Taput, Satika Simamora menyerahkan bantuan kepada panitia TMB Voice 4 sebesar Rp40 juta yang diterima langsung Pembina Yayasan NPS, Nelson P Sitompul.suaratani.com-istDalam sambutannya, Ketua TPP PKK Taput,Satika Simamora menggarisbawahi, TMB 4 ini terselenggara karena kasih Tuhan.
"Saya pribadi sebagai istri Bupati, bisa merasakan kasih sayang yang luar biasa dari pak Nelson Sitompul ke kabupaten Tapanuli Utara ini," ujar Satika.
Satika juga mengapresiasi Panitia TMB yang bisa mengajak Nelson Pandapotan Sitompul, seorang perantau mendukung kegiatan ini.
"Saya berdoa agar Bapak Nelson Pandapotan Sitompul semakin diberkati Tuhan agar bisa terus menyalurkan berkat itu kepada masyarakat Tapunuli Utara," ucap Satika.
Satika juga mengapresiasi Kepala Desa Sitompul yang giat melakukan aktivitas di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Satika Simamora menyerahkan bantuan kepada panitia TMB Voice 4 sebesar Rp40 juta yang diterima langsung Pembina Yayasan NPS, Nelson P Sitompul.
Asisten I, Bahal Simanjuntak yang mewakili Bupati Taput Nikson Nababan menyampaikan, Bupati selalu mendukung segala kegiatan masyarakat. Terutama TMB yang digagas dan digalakkan Yayasan NSP.
"Bupati Nikson menyampaikan terima kasih kepada Bapak Nelson Pandapotan Sitompul," sebutnya.
Saat mengundang peserta dari Kecamatan Garoga dan Parmonangan, Bahal mengatakan, 10 tahun lalu, Parmonangan dan Garoga identik kawasan terpencil dan miskin.
Tetapi dalam kepemimpinan Bupati Nikson Nababan, kedua kecamatan sudah lebih maju dengan pembangunan infrastruktur yang signifikan.
Pembina Yayasan NPS, Nelson Pandapotan Sitompul menyampaikan terima kasih kepada orang tua peserta yang rela hadir.
Dikatakannya, TMB dimulai tahun 2015 atas dukungan Bupati Nikson Nababan.
Nelson mengatakan, sukses itu tergantung dari pikiran dan bukan khayalan. Untuk mencapai cita-cita harus berbuat dan ada pengorbanan.
Makin tinggi cita cita makin besar pengorbanan. Rahasia untuk bisa menyanyi harus melalui latihan.
"Yayasan NPS siap membantu memberangkatkan bila ada yang bisa tampil di Jakarta," ujarnya.
Perhelatan yang dilaksanakan dalam kemitraan kelompok TMB, Yayasan Nelson Pandapotan Sitompul dan Pemkab Taput itu sudah berlangsung sejak April 2023.
Ketua Panitia, Feri Situmeang, menerangkan, tahap penjaringan (audisi) dilaksanakan bulan April - Juni di kecamatan dengan peserta seluruh kecamatan 274 orang.
"Semifinal 41 orang, pada grand final ini hanya diikuti 16 finalis untuk membawakan lagu wajib. Molo olo ho, dilanjutkan dengan lagu pilihan bebas," sebutnya.
Sampai saat berita ini diturunkan grand final Tapanuli Utara mencari bakat voice 4 masih berlangsung. *(darwin nainggolan)

