Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Jamin Pasokan Listrik untuk KTT ke-43 ASEAN, PLN Gunakan Listrik Energi Bersih

Dirut PLN Darmawan Prasojo saat mendampingi Mensesneg Pratikno meninjau sistem kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (1/8/2023).suaratani.com-Humas Setkab

SuaraTani.com – Jakarta| Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo  menyatakan bahwa pihaknya menjamin ketersediaan dan pasokan listrik selama penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN yang berlangsung di Jakarta pada 5–7 September mendatang.

“Minggu depan, KTT ASEAN akan dilaksanakan. Ini adalah tugas kita, menjaga keamanan dan ketahanan kelistrikan KTT ASEAN. Untuk itu, kami pastikan seluruh personel kami siap untuk menyukseskan KTT ini,” ujar Darmawan Prasodjo, Kamis (31/8/2023), di Jakarta.

Darmawan menegaskan, untuk pembangkit yang memasok sistem Jakarta saat ini hari operasional pembangkit (HOP) di atas 15 hari. Selain itu, sebanyak 13 gardu induk yang menjadi tulang punggung jaringan transmisi juga dalam posisi yang prima dan tanpa gangguan.

“PLN juga menerapkan protokol anti blackout dan kami lakukan sistem pengaturan beban yang responsif lewat automatic changing dari satu sistem ke sistem lainnya. Sehingga, seluruh sistem jaringan dalam posisi secure,” ujarnya.

Dirut PLN mengatakan, pihakya menyiapkan 4 lapisan skema pasokan untuk enam venue utama dan dua bandar udara (bandara), serta 2 lapisan untuk 19 hotel lokasi menginap para delegasi KTT ASEAN. PLN juga menyiapkan alat pendukung berupa 11 unit gardu bergerak dengan total kapasitas 7.940 kVA dan 9 uninterruptible power supply (UPS) dengan total kapasitas 2.980 kVA, serta membangun KTT ASEAN Electricity Control Center sebagai pusat komando kelistrikan.

“Kami mengerahkan 955 personel yang siap untuk melakukan pengamanan kelistrikan, bergerak cepat untuk memenuhi pelayanan pelanggan serta menjaga SPKLU selama 24 jam,” kata Darmawan.

Selain sistem kelistrikan, PLN juga mempersiapkan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik atau electric vehicle yang lengkap. Darmawan mengatakan, PLN menyiapkan 79 EV charging, yaitu 74 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dan 5 stasiun pengisian listrik umum (SPLU). Infrastruktur ini disiapkan khusus untuk memenuhi kebutuhan 560 unit mobil listrik dan 240 unit motor listrik yang dipakai selama KTT ke-43 ASEAN ini.

Darmawan Prasodjo, juga memastikan PT PLN (Persero) meningkatkan penggunaan pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) sebagai pemasok listrik dalam rangka mengurangi polusi di Jakarta.

“Khusus untuk Jakarta ini, listrik kami tingkatkan yang berbasis pada gas. Listrik yang digunakan untuk KTT ASEAN ini ada dari PLTGU Muara Karang, PLTGU Muara Tawar, dan PLTGU Priok,” kata Direktur Utama (Dirut) PLN saat Apel Siaga Kelistrikan KTT ASEAN, di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (31/08/2023).

Darmawan menambahkan, PLN juga akan menggunakan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT).

“Listrik yang digunakan ini adalah listrik yang jauh lebih bersih sehingga dampak terhadap polusi bisa diminimalisir,” ujarnya.

Selain itu, untuk mengurangi dampak polusi, kata Darmawan, pihaknya juga akan mengurangi daya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya.

“Tentu saja ada satu pembangkit yang saat ini kami turunkan yaitu PLTU Suralaya, ini demi menjaga agar tingkat polusi udara di Jakarta bisa segera membaik,” tandasnya. *(desi)