Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Sumut Alami Inflasi YoY 2,78% di Bulan Agustus, Pemicunya Kenaikan Harga Bensin dan Beras

Kepala Badan Pusat Statistik Sumut, Nurul Hasanudin.suaratani.com-ist

SuaraTani.com – Medan| Badan Pusar Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatatp ada Agustus 2023 terjadi inflasi year on year (yoy) gabungan 5 kota di Sumut sebesar 2,78% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,80. 

Dari 5 kota IHK di Sumut, inflasi yoy tertinggi terjadi di Pematangsiantar sebesar 3,88% dengan IHK sebesar 115,97 dan terendah terjadi di Gunungsitoli sebesar 2,09% dengan IHK sebesar 116,43.

“Sementara inflasi yoy di Kota Medan tercatat sebesar 2,68%, Kota Sibolga sebesar 3,29% dan Kota Padangsidimpuan sebesar 3,16%,” ujar Kepala BPS Sumut, Nurul Hasanudin saat memaparkan Berita Resmi Statistik, Jumat (1/9/2023).

Hasan, panggilan akrab Nurul Hasanudin menyebutkan, inflasi yoy terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks harga kelompok pengeluaran.

Yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,87%; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,55%; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,97%; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,70%; kelompok kesehatan sebesar 3,18%; kelompok transportasi sebesar 11,95%; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,08%.

Kemudian kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 4,47%; kelompok pendidikan sebesar 1,19%; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,10% ; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,65%.

“Sementara jika dilihat berdasarkan komoditas, maka komoditas utama penyumbang inflasi yoy pada Agustus 2023, antara lain bensin, beras, rokok kretek filter, angkutan dalam kota, bawang putih, telur ayam ras, dan sewa rumah,” sebut Hasan.

Secara  month to month (mtm), di bulan  Agustus 2023 terjadi deflasi sebesar 0,07% dan tingkat inflasi year to date (ytd) Agustus 2023 sebesar 0,91%. *(ika)